nhk

Analisa Pakar Dari Tes Pertama, Vinales Layak Tekuk Rossi-Marquez MotoGP 2017, Iannone Bayangan

Maverick Vinales pakai M1

ManiakMotor – Penganalisanya Randy Mamola, mantan pemain GP era 70-80-an. Walau analisanya miriplah elmu kira-kira portal ini fokus pada tiga pembalap yang perpindahan mereka saling berkaitan. Analisanya dari kesan pertama masing-masing duduk di jok baru dan membawanya di test  Valencia, Spanyol 15 – 16 November 2016.

Andrea Iannone dengan Suzuki GSX-RR test Valencia 2017
Andrea Iannone dengan Suzuki GSX-RR test Valencia 2017

Ketiganya papan atas yang bisa jadi penghibur MotoGP 2017. Dimulai dari Jorge Lorenzo, karena dia yang mengubah formasi tim lain. Dia menggeser Andrea Iannone di Ducati. Lorenzo lantas digantikan Maverick Vinales dari Suzuki yang tempatnya di Suzuki digantikan Iannone. “Dari ketiganya yang terbebas dari motor lama ke motor baru adalah Vinales dan Iannone,” jelas Mamola pada motorsport yang kalimat-kalimatnya sudah diulik portal ini.

Maksudnya terbebas dari ‘siksaan’ motor sebelumnya, bro.  Vinales misalnya, leluasa memakai  karakter lincahnya karena ketemu motor mau yang lincah. Disebut lincah bukan hanya bodi dan rangka yang mudah manuvernya. Tapi satu paket dengan mesin yang memiliki punch untuk membatu lincahnya. “Kiranya itu belum didapat Maverick di Suzuki yang masih membangun, terutama pada vine tune,” kata Mamola dan yakin Vinales cepat adaptasinya dengan M1 di Valencia, karena di sampingnya ada Ramon Forcada, kepala mekanik berpengalaman.

Lorenzo in action dengan Ducati di test Valencia
Lorenzo in action dengan Ducati di test Valencia

Sama juga dengan Innone yang ‘tersiksa’ di Ducati yang sekarang dirasakan Lorenzo, hehe lagi. Iannone selama di Ducati tentu berjuang dengan Ducati yang kelewat ‘diam’. Diajak lincah dengan tubuhnya, tapi Ducati kudu lincah kasar, butuh skill tambahan yang nggak ada pada dirinya, kecuali pada Casey Stoner yang bisa membawa Ducati juara 2007. Langsung didapat Inannone di Suzuki. Jangan heran dia bisa keempat dari  akumulasi dua hari test. Dia lebih bebas berekspresi dengan motornya di racing line, satu jurus.

Lorenzo meski tak disebut Mamola terseksa pegang awal Ducati, tapi dari omongannya tergambar soal itu. Dari biasa dengan motor yang nurut di tikungan-tikungan cepat, ketemu motor yang harus menikung dua kali alias mengoreksi laju nikung. Belum lagi di tikungan-tikungan pendek, kelihatan Lorenzo masih kaku. “Tapi ini kan baru pertama kali dia pakai Ducati. Kesan pertama sudah lumayan,” tambah Mamola.

Dari kesimpulan Mamola dari test pertama itu, Vinales yang layak menantang Marc Marquez dan Valentino Rossi di MotoGP 2017. Sedang Iannone bisa menjadi penganggu di barisan depan. “Vinales langsung menikmati motornya dan pengujian selanjutnya dia makin menyatu dengan M1. Iannone akan ditentukan pada pengujiannya yang tersedia tahun ini,” pungkas Mamola tanpa menjagokan Lorenzo.

Makasih bro. Ito

BAGIKAN