nhk

ARRC 2014 Jelang Qatar: Indonesia Hampir Pasti Kembali Juara Underbone

 

ManiakMotor – Negeri ini memang dilahirkan untuik jadi jagoan balap bebek. Sebentar lagi pembalap Indonesia dari Kawasaki Rextor Manual Tech (KRMT) akan juara Asia Road Racing Championship (ARRC). Event ini akan menyelasaikan seri terakhirnya minggu ini atau 14 Desember di sirkuit Losail, Qatar. Tampil di sana Gupita Kresna yang membela KRMT telah memimpin 30 poin dari lima seri lalu ARRC di kelas Underbone 130 cc.

Bila juara, itu kali kedua Kawasaki memenangi ARRC di kelas bebek yang sebelumnya mereka raih pada 2010. Dan itu pula juara pertama kali oleh Gupita setelah tiga tahun memperkuat KRMT. Berarti juga berturut-turut dikuasai Indonesia yang dua tahun sebelumnya dimenangi Hadi Wijaya. “Peluang sangat terbuka. Cari aman dari dua race yang tersedia juga boleh, karena unggul poin dari yang kedua di klasemen,” jelas Gupita saat dihubungi sudah berada di Qatar, baru sampai dari Indonesia katanya.

Gupita dikawal pemain Malaysia yang bernama Norizman Ismail yang membela Honda. Ismal mendulang 118 poin dan Gupita telah mengumpulkan 148 point. Posisi ketiga ditempati pembalap Jepang, soal angka lihat hasil di bawah. Posisi ini sebenarnya sudah bisa dieksekusi di race pertama, apabila Gupita bisa di depan Ismail atau kalah pun nggak jauh-jauh dari Ismail.

Menurut Ibnu Sambodo timnya telah siap mengantar Gupita untuk juara ARRC. Caranya, ia tak akan main gila-gilaan mencekek motor saat setting sesuai sirkuit Losail yang akan diputar malam-malam di sana. “Settingnya untuk mencari aman, agar motor tahan dalam endurance, tetapi tidak mengorbankan kecepatan,” jelas Ibnu yang mengaku gelar itu harus dikejar karena di event dalam negeri IndoPrix tak dapat apa-apa.

Kawasaki Edge yang digunakan Gupita dan dikorek Ibnu memang sangat suka dengan sirkuit yang digunakan ARRC. Tahu sendiri ARRC, semuanya di sikuir permanen yang besar dan panjang-panjang yang jadi santapan Edge dengan spek yang over bore. Melihtanya macam di Sentul Besar motor ini pemegang catatan tercepat yang dicetaknya di IRS. 

Sayang di kelas lain macam supersports dan Asia Dream Cup (ADC), posisi Indonesia di klasemen masih jauh dari harapan. Di supersports 600 yang terbaik Dimas Ekky Pratama from Astra Motor hanya ke-7. Sedangkan  di ADC lumayan ke-3, tapi sudah tak mungkin berharap ke-1 karena perbedaan poin yang besar. MM

BACA JUGA

ARRC 2014: Suzuki Kembali Ke ARRC 2015 Dengan OMR FU150

ARRC 2014 Thailand: Indonesia Dapat Sport 250, Bebek Pelihara Klasemen

ARRC 2014 Thailand Kualifikasi: Indonesia Kuat Di Bebek, Asapi 1 Detik Malaysia Yang Ke-2

ARRC 2014 Seri-5 Buriram, Thailand: Latihan Bebas Hari Pertama Indonesia Masih Bebeklah

 

 

BAGIKAN