nhk

ARRC 2014 Sentul; Ikut Dulu Event Ini, Baru Mimpi MotoGP

ManiakMotor  – Mimpi kalee cerita MotoGP bila belum menaklukkan Asia Road Racing Championship (ARRC). Asli coy, jangankan MotoGP, untuk Moto2 dan Moto3 saja, kesulitan. Sudah terbukti dan nyata buktinya. Joki-joki Indonesia terutama lulusan supersports 600  yang kesuilitan masuk 3 besar di ARRC, sama sulitnya masuk 20 besar di Moto2.

Beda dengan para jagoan ARRC, begitu masuk Moto3 dan Moto2 mereka dengan mudah masuk 20 besar di sana. Nah minggu ini atau 13 sampai 15 Juni 2014 di Sentul International Circuit berlangsung seri 2 ARRC 2014. “Makanya saya tahun ini kembali masuk ke reguler supersports 600 di ARRC. Itu demi mengukur diri soal mimpi ke prototipe,” jelas Dimas Eky Pratama, pembalap Astra Motor Racing (ART).

ART sejak menlaunching timnya tahun ini memang acuannya internasional. Salah satu sasarannya adalah ARRC, selain Asia Talent Cup, All Japan Championship dan sebagainya menuju balap protipe. Ya maklumlah, sasaran ART lebih terbuka dan realistis dengan Moto3 melepas Honda dan Moto2 memakai mesin Honda semua. Sama realistis ARRC yang  levelnya saat ini diikuti joki-joki Jepang yang pernah di MotoGP dan World Supersport sebagai pengkur you punya skill. Makin realistis, jelas lebih murah lantaran masih mutar-mutar di Asia, termasuk Indonesia.

Ibnu Sambaodo yang saat dihubungi Kamis 12 Juni 2014 sudah berada di Sentul, selalu berbicara mimpi. Dia berlulang bilang, “Jangan mimpi ke MotoGP bila belum mengalahkan jago-jago ARRC terutama di Supersports 600,” tegas Ibnu yang melepas dua pembalap Kawasaki Rextor IRC Manual Tech di 600 cc.

Pembalap Kawasaki Manial Tech yang bernama Yudhistira di seri pertama di Sepang, Malaysia, bisa merapat ke-3 besar. Prestasi yang ajib… Yudhis – begitu dia sapa – di kelas ini didampingi Ifos Ananda, talenta muda dari Riau. Di reguler Indonesia, Ifos memperkuat Kawasaki Greentech di IndoSpeed Race Series di Sentul.

Jangan lupa selain 600 cc, ada juga Asia Dream Cup yang melombakan one make race CBR250 yang juga diikuti utusan Astra Honda Motor (AHM). Selain itu tak ketinggalan balapan khas ARRC, yakni bebek alias underbone , bedanya tahun ini kapasitasnya sudah 130 cc. Kelas ini diikuti joki Indonesia, sayang jumlahnya berkurang tahun ini. Ito

BACA JUGA

ARRC 2014 Sepang; Masih Milik Malaysia, Indonesia Hanya Pernah Ke-2

ARRC 2014 Sepang; Kualifikasi Indonesia Masih Jauh, Jepang-Malaysia Meraja

 

 

BAGIKAN