nhk

ARRC 2014 Thailand: Indonesia Dapat Sport 250, Bebek Pelihara Klasemen

 

ManiakMotor – Ini kesekian kalinya diulang-ulang soal one make race (OMR). Bila juara di situ, so pasti menang skill dan strategi. Apalagi seperti OMR Honda CBR250R  di Asia Dream Cup yang lombanya sekaligus Asia Road Racing Championship, aturan motornya sama semua. Tinggal tergantung keterampilan rider.

Yang disebut keterampilan melajukan motor adalah mencari cepat dari power yang sama pada semua peserta OMR. Misalnya, pengereman yang halus di setiap sudut tikungan. Membuka gas lebih cepat dari musuh, tapi juga halus agar tenaga rapi naiknya.

Saat duel pun tetap memelihara ritme putaran mesin. “Ini yang coba  diterapkan. Ternyata main di OMR seperti ADC, kuncinya sabar. Kalau nafsuan, motor justru jadi pelan karena menganggu ritme kerja mesin,” jelas Aditya Pangestu dan Andi Farid yang ditejemahkan oleh Anggo Iriawan, manajer motorsport AHM yang mengutus keduanya ke ADC. Hehehe, sesama orang Indonesia tetap pakai penerjemah.

Salah satu di antara mereka memang juara ADC di race-1 seri 5 ARRC di sirkuit Buriram, Thailand pada Minggu 9 November (lihat hasil). Keduanya mulai bisa mengendalikan motor yang sama rata. Toleransi kesalahan sikit pun pada motor yang imbang kekuatannya, berakibat banyak rugi. Itu yang dimainkan Aditya dan Andi. Di race 2 Aditya ketiga lantaran terlanjur nafsu. Inginnya lebih cepat masuk tikugan, tapi hasilnya malah lambat akibat motor seperti ditahan. Tapi okelah, masih bisa ketiga.

Sedang di underbone walau Gupita Kresna from Kawasaki Rextor Manual Tech bisa memelihara poinnya di klasemen, namun tidak berhasil memanfaatkan power motornya yang unggul telak di kualifikasi. Laporan dari Tahiland  sih, Gupita melakukan kesalahan elementer alias kesalahan yang tidak perlu di tikungan terakhir menuju finish. Untung saja lawan terdekatnya di klasemen selalu di belakang dia dalam dua race.

Di kelas moge menengah atau superpsort 600, ya Indonesia kudu semangat lebih keras lagi. Di ronde lima ini yang terbaik masuk ke-7 lewat Yudhistira dari Kawasaki Manual Tech. Selebihnya, ya lebihnya memang hanya ada Dimas Ekky Pratama dan M Fadli dari Astra Racing Team. Juga ada Ifos Rianda yang satu tim dengan Yudhistira. Silakan lihat hasil untuk memantau poisisi mereka. Ito  

BACA JUGA

Hasil ARRC Seri-5 Buriram, Thailand 7 – 9 November 2014

BAGIKAN