nhk

ARRC 2015: Masih Banyak Yang Akan Dikembangkan Yamaha Factory Racing Indonesia

ManiakMotor – Hadir dengan tim pabrikan (Yamaha Factory Racing Indonesia) dan tim satelit. Pasukan Yamaha Indonesia (YI) di kelas AP (Asia Production) 250 di Asia Road Racing Championship (ARRC) seri 1 Sepang (18-19/4) lalu memberi arti. Artinya banyak deh setelah tiga tahun YI tidak terlibat di ARRC.

Di kelas baru AP (Asia Production) 250 cc  pada pengembangan motor dan jam terbang pembalap catatan pentingnya.  “AP  250 cc kategori prospektif untuk jenjang. Bisa ke Moto3 , Moto2 atau WSBK. Di WSBK akan ada kelas baru Supersport 300. Sisi lain, YI  memiliki balap khusus Yamaha Sunday Race R- Cup Series dan salah satu kelasnya YZF R25. Ini saling berkelanjutan,” tegas M Abidin, GM After Sales & Motor Sports PT. YI di ARRC 2015 Sepang, Malaysia.

Diisi tiga pembalap muda bertalenta antara lain Sigit PD, Imanuel Pratna dan Galang Hendra Pratama. Seri perdana ini Galang  (16 tahun) lumayan. Padahal dia baru naik dari kelas bebek. Juga baru kali pertama main di Sepang.

Di race awal AP 250, bocah asal  Jogja itu sukses bikin waktu tercepat kedua di ukiran 1 menit 16.633 detik di bawah joki Thailand, Apiwat Wongthananon. Sayang andalannya Sigit PD yang banyak pengalaman malah cidera saat kualifikasi.

Juga di ARRC seri 1 Sepang lalu, tim YI didukug tuner profesional yang berasal dari Yamaha Flag Ship Shop (FSS). Mereka berkolaborasi dengan teknisi Jepang. Total ada 6 mekanik Indonesia, terdiri dari 3 kiliker profesional yang notabene dari TJM Racing (Agung Febrianto, Arri Pristiawan  dan Selamet Suhendra), seterusnya Muhamad Ibrohim (Yamaha FSS Jakarta), Abdul Ajis Muslim (Yamaha FSS Jakarta) dan Christanto Yoni Adhi Prasetya (Yamaha FSS Bandung).

“Keterlibatan mekanik itu  memberikan pengalaman baru di medan benaran agar makin profesional.  Dari FSS akan digilir untuk beberapa daerah. Jadi proses edukasi berlangsung dan nantinya dapat disosialisasikan,” beber Kadek Suma Adnyana Putra, Supervisor Motor Sports  YI.  

Dijelaskan Koizumi sebagai Team Director Yamaha Factory Racing Indonesia ternyata kinerja mesin Yamaha YZF R25 belum optimal. Masih banyak tahapan ke depan. Padahal sudah mencatat lap tercepat kedua oleh Galang saat race 1. “Ini belum semuanya kita kerjakan. Jadi bertahap sambil rider memahami karakter mesin. Banyak potensi yang bisa diupgrade macam riset mapping ECU, suspensi, oil-cooler dan lain-lain, “ bebernya.

Oke deh! Ardel

BACA JUGA

ARRC 2015 Sepang Seri 1 (Race-2 SS600): Yudhistira Kedua Pakai Ninja 600

ARRC 2015 Sepang Seri-1 (Race-2 AP250): Regulasi Masih Timpang

ARRC 2015 Sepang Seri-1 (Race-2 UB130); Lagi Malaysia, Indonesia Ketiga

ARRC 2015 Sepang Seri-1 (Race-1 SS600): Sayang Yudhistira Ditabrak

BAGIKAN