nhk

ARRC 2016 Seri Penutup Thailand: Pembalap SS600 Indonesia Out Dari 5 Besar Klasemen Akhir

arrc-600-2016

ManiakMotor – Hasil balapan internasional boleh dilihat dari rutinitas kompetisi di dalam negeri. Titel Bebek atau Underbone 130 ARRC 2016 masih boleh diboyong ke Indonesia, lantaran kompetisi bebek di Indonesia tetap ada, walau nggak bisa disebut meriah.

Sebaliknya kondisi supersports 600 Indonesia silakan lihat kompetisi lokal kita. Adanya memang hanya di IRS Sentul yang tahun ini jumlah jari sebelah tangan masih bisa menghitungnya. Ya macam seri akhir November lalu hanya diisi 5 pembalap moge menengah.

“Kompetisi diisi lima pembalap berbeda misalnya dengan puluhan starter seperti marak tiga tahun lalu di IRS kelas SS600. Tapi begitulah,” sebut Eddy Saputra, pengamat balap motor Indonesia yang ogah melajutkan ceritanya. Mungkin Pak Haji ini, sudah nggak berpatisipasi di SS600. Dia lebih serius di kelas 250, itu pun hanya di ARRC.

Dampaknya ya pada ARRC atau Asia Road Racing Championship (ARRC). Karena jenjang terdekat SS600 regional Indonesia adanya hanya di ARRC. Kalau mau lebih tinggi adanya di Eropa, mahal. Ronde akhir ARRC di Thailand dan race-2 berlangsung Minggu 4 Desember 2016 finish, maka keluar pula hasil klasemen akhir.

Tuh pembalap Indonesia terlempar dari lima besar klasemen akhir. Dalam enam tahun terakhir, sesialnya Indonesia masih masuk lima besar. Bahkan tahun lalu Yudhistira (Kawasaki Manual Tech) masuk tiga besar. Ada apa? “Ya terlena dengan target besar, namun lupa memperbaiki strategi awal. Karena jam terbang pembalap dan tim juga rendah,” pasrah Ibnu Sambodo yang membawa Yudhistira ke ARRC. Ibnu sih pernah  memanasi Yamaha Indonesia agar terlibat lagi di SS600 IRS agar kompetisi lokal lebih banyak lawan.

Minimnya seri SS600 di Indonesia dan kurangnya sparing partner, syukur-syukur ada satu dua pembalap yang ikut kompetisi di luar negeri. Ya itu demi mengejar jam terbang dan skill pembalap tetap tajam agar nggak gemeter bertarung di spek internasional. Sayang hal itu belum banyak menolong. “Nggak tahu deh kenapa, tanya pada siapa,” itu kata penulis sih.

Akhirnya yang juara ARRC 2016 di SS600 ini joki Malaysia yang bernama Md Zaqhwan Zaidi (Honda Musashi Malaysia). Si Zaq ini sejak muncul tahun ini memang cerdik. Punya improvisasi yang baik di moge menengah. Kata orang kita IQ-nya tinggi saat bertarung. Silakan lihat link hasil di bawah dan klasemen akhir. Miolo

BACA JUGA

Hasil Road Race Kebumen, Jateng, 4 Desember 2016

BAGIKAN