nhk

ARRC 2017 Johor: Gempuran ECU aRacer R-Super Dari Indonesia

ARRC 2017-a

ManiakMotor – Regulasi ARRC yang terbatas untuk mengorek mesin AP250 tertumpu pada elektronik dan suspensi. Berhubung menulis elektronik, nanti saja soal suspensinya. Yang ini memainkan mapping dan edit elektronik control unit (ECU). Kira-kira kalau zaman dulu ketepatan pada penyetelan karbu dan timing pengapian dengan obeng.

aRacer ECU RC2 Super
aRacer ECU

Kalau sekarang pakai laptop untuk ECU, tinggal memainkan mouse dan jari, kalibrasi udara dan bahan bakar semoga homogen. Situasi ini akan terlihat pada seri 1 ARRC 2017 di Johor, Malaysia pada 1 – 2 April 2017. “Tinggal tergantung fitur ECU, tersedia banyak nggak untuk membantu kinerja mesin yang korekannya terbatas itu,” sebut Leon Chandra yang ditugaskan ECU aRacer Indonesia untuk Yamaha TJM di AP250 dengan jokinya Imanuel Pratna.

Ngomong aRacer, ada tipe R-Super yang wangi di ARRC AP250. R-Super bukan lagi milik Yamaha Thailand. Yamaha Thai ini sejak pakai aRacer R-Super dua tahun belakangan merajai AP250. Maka, tahun ini Yamaha Racing Indonesia (YRI) juga tak ketinggalan. Melayani R25 milik YRI yang digeber Galang Hendra dan Rey Ratukore di kelas AP250.

Malah ada juga di MX-King Wahyu Aji yang turun di kelas baru bebek (underbone) 150 cc. “Itu ECU sudah SDM YRI sendiri yang menangangi. Kalau di AP250 ada Mr Kuro dan underbone oleh Mr Robert Chong,” sebut Wahyu Rusmayadi, manajer YRI saat bertemu portal ini ketika mengetes MX-King di Sentul Kecil. Salah satu yang lagi dites juga aRacer yang disesuaikan dengan korekan Mbah Hawadis untuk MX-King.

Salah satu kelebihan R-Super itu setiap gigi pada girboks ada sensornya. Mampu membaca pencampuran udara di setiap reduksi. “Kelebihan lainnya aRacer, sebenarnya mapping dasarnya sudah tersedia. Kita tinggal edit sesuai karakter bersama kondisi sirkuit yang real time. Juga diedit sesuai maunya pembalap,” timpal Hawadis.

Ah ternyata Malaysia juga sudah ramai-ramai beralih ke aRacer. Macam tim UMA Racing yang ngetop di ARRC. “Itu benar,” kata Freddy Gautama dari aRacer Indonesia yang ngetop dengan Ultra Speed. MM

BAGIKAN