nhk

ARRC 2017 Thailand; Abidin San, Imbau Promotor Atur Regulasi AP250 Imbang

ARRC Thailand April 2017d

ManiakMotor – Tahun ketiga Yamaha Racing Indonesia (YRI) berlomba di AP 250 (Asia Production) ARRC (Asia Road Racing Championship). Ada progress darii kru teknik dan pembalap, maka diberi target. Seharusnya juga begitu. Mereka sudah punya modal dari penyelenggaraan sebelumnya, andai regulasi selalu dikoreksi seperti awal-awal kelas tersebut.

Tapi 2017 ini dengan regulasi standart diinilai timpang. Masuknya produk baru Honda CBR250RR diuntungkan. Untuk itu M. Abidin selaku GM After Sales Dan Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memberikan pandangannya, ”Motor produksi massal tidak didesain atau dirancang untuk balap. Tahun ini AP250 ARRC tidak seimbang, maka regulasi adalah fungsi kontrol sehingga balapan berjalan kompetitif,” sebut Abidin.

Bagi Abidin, aspirasi yang berkembang harus diakomodir. Jika aturan berat sebelah (not balance rule), maka akan berdampak minat peserta itu sendiri. “Terlihat menguntungkan salah satu merek tertentu. Hal demikian yang harus disikapi pihak penyelenggara agar balapan berlangsung kompetitif. Silakan regulasi diberlakukan seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Abidin San-panggilan akrabnya.

Wahyu Rusmayadi selaku manager YRI menambahkan,”Catatn waktu AP250 tahun lalu dan 2017 bisa jadi parameter. Artinya, jika terjadi peningkatan yang sanagat signifikan dari sebeuah merek dan memiliki gap yang cenderung jauh hingga hampir 2 detik, maka harus disikapi pembuat regulasi,” timpalnya.

Ronde 1 sebenarnya peserta berharap-harap cemas akan dibongkarnya mesin CBR250RR. Tetapi pemeriksa tekanik di ARRC punya alasan, bahwa mereka nggak punya alat. Disayangkan juga, promotor sekelas ARRC nggak punya tools. Kalau itu alasannya, hehe. Diprediksi, ada kelebihan pada diameter lubang-lubang pada CBR250RR dibanding lawan. Itu prediksinya bro. Konon, dengan perbedaan lubang isap dan buang ini dilarang di IRS, jadi penyebab CBR250RR nggak ikut?

Tahun lalu, saat portal ini menanyakan soal suspensi up side down apakah bisa diterapkan pada semua merek? Jawaban dari ARRC saat itu, semua diimbau pakai teleskopik biasa tahun ini? Tunggu saja, katanya Yamaha Thailand meminta buka-bukaan di ronde 2 ARRC di Buriram, Thailand yang race 1 AP250 sebentar lagi berlangsung. Ya Jumat 14 April 2017 saat hari Paskah. Ardel

BACA JUGA

Hasil ARRC Thailand 13 – 16 April 2017

 

BAGIKAN