nhk

ARRC 2018 Sentul: Faeroz Tulang Punggung YR1 Tercepat FP2 (AP250), Wahyu Aji Optimis Podium Race 1 UB150

M Faerozi (Yamaha Racing Indonesia), AP250

ManiakMotor – Pembalap Yamaha Racing Indonesia (YRI) mantap juga. Terutama yang dilakuan Faeroz yang berkompetisi di kelas Asia Production 250 (AP250). Dia melejit atau tercepat di FP2 di sirkuit Sentul, Bogor pada Jumat 13 Oktober 2018 dalam rangka seri ke-5 Asia Road Racing Championship 2018.

Richard Taroreh (Yamaha Racing Indonesia), AP250
Richard Taroreh (Yamaha Racing Indonesia), AP250

Sejatinya, Feeroz dan rekannya Richard Taroreh menyum set-up R25 sejak FP1 sampai FP3. Mereka mengumpulkan data terbaik hingga kemudian dikomparasi dan dievaluasi. Baru yang terbaik yang akan dibawa ke lomba.

Tanda-tanda dapat setelannya adalah Faeroz dapat tercepat FP2 dengan 1 menit 42,571 detik. YZF-R25-nya juga menoreh  top speed tertinggi 139,162 km/jam. “Di FP1 mencari set-up bodi. Catatan baik saat menemukan set-up di FP2, besok akan kami pakai settingan ini. Di FP3 saya mencoba set-up lain hingga ada pilihan untuk persiapan kualifikasi,” terang Faeroz, racer asal Lumajang, Jatim berumur 15 tahun yang baru mengikuti pelatihan di sekolah balapnya Valentino Rossi, Yamaha VR46 Master Camp 6 di Italia.

Wahyu Aji Trilaksana (Yamaha Racing Indonesia), UB150
Wahyu Aji Trilaksana (Yamaha Racing Indonesia), UB150

Sedang Taroreh terus mempertajam best-timenya. Hal demikian dikarenakan peningkatan perfoma motor dalam setiap sesi. Di FP3, Taroreh mengukir waktu 1 menit 44,857 detik, sebelumnya di FP2 dengan waktu 1 menit 45,285 detik. “Hasil ini terus ada perbaikan pada bagian suspensi. Di FP1 dan FP2 saya belum menemukan settingan suspensi belakang yang pas, kendalanya saat keluar cornering bagian roda belakang terasa ngayun. Di FP3 saya sudah nyaman dan cepat untuk mendapatkan time 1 menit 44 detik. Sayangnya tidak bisa terlalu push karena ban sudah mulai habis. Sesi kualifikasi Sabtu, saya percaya bisa raih grid yang terbaik,” tukas Taroreh yang ada di urutan ke-13 pada FP3 AP250.

Sehubungan hasil FP3, posisi terdepan diraih petarung tim satelit Yamaha TJM, Rafid Topan dengan 1 menit 42,990 detik. Rekan setimnya, Anggi Setiawan di deretan ke-5 dengan 1 menit 43,973 detik.

Gupita Kresna (Yamaha SND), UB150

Pada bagian lain, pada kategori Underbone 150 (UB150), dua pelaga Yamaha Racing Indonesia (YRI), Wahyu Aji Trilaksana dan Wahyu Nugroho akan berupaya keras untuk meraih podium pada race pertama yang akan dihelat pada Sabtu (13 Oktober). “Cukup puas di FP2 ke-2 dengan 1 menit 49.839 detik. Di kualifikasi, ada kesalahan, tidak menemukan hasil yang baik. Terima kasih untuk tim sudah mempersiapkan untuk hari ini. Saat race Sabtu, saya akan berusaha,” tutur Wahyu Aji yang ada di urutan ke-18 dan saat ini ada di urutan ke-4 dalam klasemen sementara UB150.

Secara umum, memang gap waktu kualifikasi sangat tipis. Pertarungan di race perdana dipastikan akan sangat ketat. Disamping itu, potensi belia Wahyu Nugroho yang sempat berada di posisi ke-10 (FP2), pada akhirnya ada di grid 17. “Debut pertama ini, hasil FP1 dan FP2 bisa berada di posisi 10 besar. Kualifikasi, jujur saya belum bisa mengatur strategi untuk raih time yang bagus. Race Sabtu, fokus untuk bisa fight,” timpal Wahyu Nugroho yang masih berusia 13 tahun dan bertarung dengan status wild-card.

Tidak ketinggalan dua petarung tim satelit Yamaha Yamalube SND Factory yang juga bersaing di UB150, Gupita Kresna dan Syahrul Amin masing-masing di urutan ke-5 dan ke-11 hasil kualifikasi UB150. Pastinya keempat pembalap Yamaha Indonesia tersebut akan berusaha keras meraih podium karena memang memiliki motivasi kuat saat tampil di kandang sendiri. Rilis Yamaha

BACA JUGA

Hasil ARRC Sentul, Indonesia 12 – 13 Oktober 2018

BAGIKAN