nhk

ARRC 2019: Performa Proliner 549 Kaboci Racing Team Sudah Cukup Ok…!

Murobbil alias Robby dari Proliner 549 Kaboci

ManiakMotor – Performa tim rookie di UB150 atau Underbone 150 ronde pertama ARRC di Sepang, Malaysia 8 – 10 Maret lalu tetap jadi perhatian. Terutama Proliner 549 Kaboci Racing Team (PKRT) yang tampil perdana. Tim rookie di ARRC, memang..!

Dengan segala hambatan yang terjadi menuju ronde pertama, tetap dua pembalap PKRT tetap membawa point. Richard Taroreh berada di posisi ke-15 dengan 6 point di klasemen. Rekan setim yang masih ABG, M Murobbil Vitoni juga dengan 6 poin di klasemen, posisi ke-16. “Padahal persiapan PKRT dengan knalpot Proliner ini, sangat singkat,” papar Achib Putro dari knalpot Proliner yang mendampingi PKRT ke Sepang.

Tim Proliner 549 Kaboci

Coba tanya pada Achos De Lalang. Dia punya orang, kepala kru Proliner 549 Kaboci Racing Team sekaligus mekanik andalan tim ini, “Sebanarnya sama saja dengan event di Sentul Besar. Cara set-up-nya juga nggak jauh beda. Malah korekan mesin UB150 ini speksifikasinya lebih ruwet MP1 di MotoPrix. Cuma kami kekurangan data dibanding lawan yang di depan itu,” kata Achos yang akan bangkit di ronde dua nanti.

Maksud Achos kekurangan data sangat sulit siapa yang bisa disalahkan?  Sebab, peralatan PKRT terlambat datang ke Sepang. Terutama saat jadwal tes 5 – 6 Maret 2019 di Sepang juga. PKRT sama sekali tak melakukan tes yang sangat dibutuh oleh mekaniknya sebagai rookie dan pembalap. Walau Richard tahun lalu ikut ARRC AP250, tapi Sepang dua tahun nggak digunakan oleh ARRC. Apalagi buat Murobbil.

Padahal, dua minggu sebelumnya PKRT telah mengirim semua yang dibutuhlkan. Bahkan katanya diburu-buru agar bisa ikut tes. Nyatanya, “Sudah berada di tempat tes malah nganggur di sana. Proset set-up murni dari sesi FP1 untuk lomba. Semoga untuk seri dua nggak terjadi seperti ini,” tambah Achos.

Ok deh. M11

BAGIKAN