nhk

ARRC 2019 Underbone (UB150): Proliner 549 Kaboci Nyeting Mesin Dan Sasis Untuk Seri Thailand

Kalau ini corak yang digunakan di ARRC

ManiakMotor – Buat Proliner 549 Kaboci Racing Team (PKRT) sepanjang April 2019 ini adalah libur. Kemarin sih ada YCR ronde pertama di Boyolali, Jateng, namun mereka nggak punya kontrak untuk itu.

Sementara di waktu bersamaan ARRC Australia tidak mementas UB150 yang diikuti PKRT. Kelas UB150 baru akan dipertandingkan lagi di sirkuit Chang, Thailand pada 31 Mei – 2 Juni 2019.

Kalau ini motor di Indonesia yang sedang disetting

Waktu luang tersebut digunakan Achos de Lalang melakukan riset lanjutan pada MX-King untuk ARRC. Dia lebih fokus pada mesin dan sasis. Untuk mesin ditingkatan tenaganya sesuai sirkuit-sirkuit besar dipakai UB150, “Kan saya baru tahun ini ikut ARRC. Harus punya cadangan mesin dibutuhkan di Thailand nanti. Antisipasi,” kata Achos.

Proliner 549 Kaboci mengambil lokasi testing di Sentul Besar beberapa waktu lalu. Ya bersamaan dengan YCR di Boyolali pada 27 – 28 April 2019. Menggunakan MX-King berkelir biru, lantaran bodi asli bercorak ARRC khas mereka disimpan di gudang ARRC di Malaysia.

Antisipasinya untuk power atas sesuai sirkuit Chang yang disetel bersama sasis. Menurut Achos, sasis sangat penting di sirkuit yang digunakan ARRC, “Motor harus lebih rigid, agar diam pada kecepatan tinggi. Hasilnya mesin dan sasis ini sudah oke tinggal dibawa ke Thailand,” tambah Achos.

Jadi kalau ada permintaan dari pembalap sesuai maunya, paling tidak sudah ada mesin yang siap. Apalagi karakter dua pembalapnya Richard Taroreh dan Rooby Sakera yang memang berbeda. MM

BAGIKAN