nhk

ARRC 2020: Achos Lalang Lagi Teliti Pada Mesin MX-King Proliner RCB 549 Kaboci

ManiakMotor – Proliner RCB 549 Kaboci Racing Team pada 6 – 8 Maret 2020 lalu ikut ronde pertama Asia Road Racing Championship kelas UB150. Saat itu memang masih ‘bebas’ Corona Malaysia dan Indonesia. Walau pun sudah mencurigakan, lantaran hampir bersamaan Indonesia dan Malaysia mengumumkan terdampak Covid-19.

Tapi bukan Covid-19 yang diceritakan – ada hubungan sikit sih – tapi lebih kinera tim Proliner RCB Kaboci yang digawangi Mr Achos de Lalang. Achos mengaku telah menyelami aturan teknik UB150, “Juga sudah mempelajari mesin MX-King untuk kebutuhan sirkuit-sirkuit besar yang dipakai ARRC. Di atas kertas harusnya lebih baik dari tahun lalu,” papar Achos yang sekaligus tunner timnya.

Achos. Lagi sibuk mapping

Menurut Achos kunci pada teknis mesin UB150 adalah ketelitian untuk bermain speed yang tinggi. Karena si MX-King selalu tampil di sirkuit-sirkuit besar yang digunakan ARRC. “Kompresi misalnya. Jangan berpatokan seperti bermain di One Prix di Indonesia. Pasti lebih rendah karena selalu bermain pada putaran tinggi. Juga didukung knalpot Proliner,” tambah Achos yang saat kosong event akibat serangan Covid-19 kesempatannya mempelajari ulang porting dan kem MX-King-nya untuk ARRC.

Sebenarnya juga masih menurut Achos peluang di ronde pertama terbuka. Itu telihat dari sesi latihan sampai kualifikasi tiga pembalap Proliner RCB 549 Kaboci tampail asyik. Di kualifikasi misalnya, Richard Taroreh bisa kedua. Tanpa mengabaikan Iswandi Muis dan Adly M Taufik yang masih ‘pendatang baru’ di ARRC.

Demikian juga race-1 pertama. Taroreh telah bermain cantik dengan mampu melakukan perlawanan. “Sayangnya di race 2 ada persoalan pada mesin. Nah soal daya tahan ini yang lagi diriset terus agar di ronde dua pada Juni akhir nanti bisa lebih baik. Tapi melihat keadaan sekarang soal Corona, masih meragukan ARRC Jepang itu tepat waktu,” tutup Achos sembari memperlihatkan kesibukan lainnya jualan Coto Masar di Jogja. M11

BACA JUGA

Jelang ARRC Sepang 2020: Enam Tim Pakai Knalpot Proliner Neo TR, Tabung Besar..!

ARRC 2020: Seri Selanjutnya Belum Jelas, Ibnu Sambodo Bikin Mesin Cadangan Ninja 250 Fi

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353