nhk

ARRC Dan Kilas Baliknya Di Sentul


ManiakMotor – Generasi pertama pembalap Indonesia yang terdaftar di Petronas Asia Road Racing Championship (ARRC) adalah Kerry Hutama, Petrus Tobun Canisius, disusul Ahmad Jayadie dan Ade Taruna. Paling spesial era Roy Adrianto, wong Semarang, Jateng ini, proyeksinya mirip-mirip Doni Tata. Roy dititip di Yamaha Marlboro Asia yang dikelola Kenny Roberts Sr, mantan 3 kali juara dunia GP500. Itu proyek sudah lama game over kira-kira sama dengan out off service di ARRC.

Perdana ARRC di Sentul melejitkan Champion Motor Sport (CMS) di Indonesia. CMS tim perorangan bersama Yamaha Racing Team Indonesia yang gatal ikut ARRC. “Perkembangan ARRC sekarang bagus. Pemain MotoGP dan WSBK ramai ikut. Pembalap Indonesia bisa belajar banyak dari mereka di supersports. Sedang bebek, selayaknya Indonesia penguasa, karena pelopor 4-tak,” jelas Koh Apeng, pemilik CMS dari Bendungan Jago, Kemayoran, Jakarta Pusat. Tuh harus juara, pelopor. 

Selain pelaku, empat tahun lalu Felix Judyanto, antar Owie Nurhuda juara underbone 4-tak ARRC di tim Suzuki Chia Felix. Akhir 90-an ARRC di Sentul, Felix bikin gempar dengan menekuk catatan underbone 2-tak pe-it (110cc). Menunggang Suzuki RG-Sports dikorek almarhum Om Chia, dia gunting  Honda Tena (Thailand) dan RG-Sports Malaysia.

“Di balap, teknologi selalu bergerak. Bukan hanya mesin, juga ilmu balapnya. Jadi jangan hanya kenang sejarah, tetapi petiklah manfaatnya dari ARRC yang rutin ke Sentul. Itu balap pernah hanya dilaksanakan di Sentul dan Shah Alam (sirkuit Malaysia sebelum Sepang). Indonesia jangan sampai bancai terus dan hanya jago bebek seperti tim saya,” kata Felix. “Benar itu. Saya dukung,” timpal Jayadie yang paling lama ikut ARRC. Dia juga paling banyak kelas yang diikutinya di ARRC, terdaftar di bebek 110 cc, 125 cc, sport tune-up 150 cc dan supersports 600 cc dengan Suzuki.  

Jadi, ARRC tidak asing dan Indonesia sulit dilupakan promotor ARRC, lantaran pasarnya yang besar. “Semua merek Jepang ada di Indonesai. Konsumennya belimpah. Nah, kami sudah  tahun ke-17 datang ke Sentul dan hanya sekali absen, karena ada demo 1999,” kata Ron Hogg lewat bbm dari Malaysia. Dia orang direktur TWMR, promotor ARRC.

Itulah hubungan ARRC dan Sentul. Event yang sebelumnya bernama Asean Cup Race, Asia Pacific Road Racing, FIM Asia Road Racing, Marlboro Asia Road Racing dan sekarang ARRC. ARRC adalah eranya Indonesia di bebek 4-tak. “Kami seperti baru di ARRC ini,” kata Alaksh Phornprapha, Direktur Motorsports Division Director of AP Honda Thailand.

Itu tim penguasa ARRC 90-an. Tim tempat Christmas Walairot, papanya Ratthapark Wilairot  yang bermain di Moto2 sekarang dan Direk Achawong yang legenda ARRC, pernah jadi lawan Tobun,  Jayadie dan Ade. Mereka hilang dari ARRC hampir satu dekade dan balik lagi ke Sentul minggu ini dan turun di underbone. Bedanya Christmas membawa anaknya dan Direk sebagai  instruktur. Miolo

BERITA TERKAIT:
Hasil Semua Sesi ARRC Sentul, 15-17 Juni 2012
Catatan ARRC Sentul. Mekanik Jadi ‘Buta’ Tanpa Input Pembalap
ARRC Sentul, Suspensi Yang Mendorong Sudarmono
ARRC Sentul 600 cc, Berebut Gelar Tanpa Tanding
ARRC Sentul Race-2 Bebek, Hiiiiiidup Hadi..!
ARRC Sentul Race-1 Underbone, Indonesia 1-3
ARRC Sentul Race-1 Asia Dream Cup, Muis Ke-3
ARRC Sentul QTT Asia Dream Cup, Denny Mengejar Mimpi
ARRC Sentul QTT Supersports 600 cc, Mereka Yang Punya Guru
ARRC Sentul QTT Underbone, Malaysia Bikin Catatan Baru Di Sentul..?
ARRC Sentul, Gengsinya Di Supersports 600 cc
ARRC Sentul, Hanya Topan Yang Bisa Atasi ADC
ARRC Sentul, Bebek Malaysia Gentar Pada Wildcard
Underbone ARRC Sepang, Rey Penyelamat
Race-2 600 cc ARRC, Fadli Dan Topan Tabrakan
Juara Asia Dream Cup Jaminannya 3 Wildcard Moto3
Hasil Lomba ARRC Malaysia, Indonesia Gatot
Hasil QTT ARRC Malaysia, Hadi Wijaya Ke-1

 

 

 

BAGIKAN