nhk

ARRC India 2016: Kualifikasi Galang Front Row, Baris Depan R25 Semua, Didikan Rossi

Galang Hendra Dan Rey Ratukore ARRC India 2016

 

ManiakMotor – Front row Asia Production (AP) 250 cc dikuasai para penunggang Yamaha R25. Termasuk di dalamnya Galang Hendra dari Yamaha Racing Indonesia (YRI). Dia berada di barisan depan dari hasil kualifikasi pada pagi Sabtu 1 Oktober 2016 di sirkuit Buddh, India dalam rangka ronde 5 ARRC (Asia Road Racing Championship).

Galang Hendra (ARRC 2016) India
Galang Hendra di India

AP250 kelas yang paling banyak peserta  di ARRC tersebut, layak diceritakan. Maklum yang dilombakan motor yang laku di Asia, khususnya line up 250 cc. Ada tiga merek ikutan di sana, yakni Honda dengan CBR250, Kawasaki dengan Ninja Fi 250 dan Yamaha dengan R25-nya.

Pasukan teknisi Yamaha Racing Indonesia mengaku memperbaiki hendling R25 Galang saat masuk sesi kualifikasi. Katanya sih, handling tersebut diperbaiki dari penyetelan suspensi. Kalau cerita suspensi semua dikalibrasi dari volume oli sampai kekentalan untuk peredamannya. Termasuk pegas, rebound, dan preloud. “Hasilnya motor jadi lebih nurut. Soal pemahaman sirkuit Buddh ini sudah cukup dari tiga free practice. Tinggal menunggu lombanya,” kata Galang yang berada di baris depan bersama rekan dari Yamaha Thailand yang nota bene di pertengahan September lalu berlatih bersamanya di markas VR46 Riders Academy.

Galang mencetak  2:15.671 atau masih selisih nyaris setengah detik dengan yang tercepat dipegang Apiwat Wongthananon. Apiwat mencetak 2:15.005. Sedang yang kedua Anupab Sarmoon yang mencetak 2:15.624. Artinya, Galang sangat dekat dengan yang kedua yang sama-sama seperguruan dari pedepokan Rossi.

Rey Ratukore, rekan setim Galang di YRI berada di posisi ke-13. Kemarin si Rey masih sibuk menyetel elektroniknya yang disesuikan dengan bobot tubuhnya. Bobot ini memang menjadi siki persoalan Rey, mengingat regulasi mesin AP250 sangat terbatas. Maksudnya mesin nggak banyak modifikasinya untuk mengakali power agar bisa membawa bobot Rey yang lebih berat dari rata-rata pemain AP250.

Sementara, Imanuel Pratna yang juga andalan di kelas ini, saat kualifikasi masih ke-12. Mungkin usaha para mekanik Yamaha TJM yang menangani R25 Iamanuel belum berhasil. Mereka masih memeta ulang ECU aRacer RC Super agar beradaptasi dengan R25 Imanuel atau sebaliknya. “Persoalannya memang pada tarikan motor yang belum sejiwa pada sudut-sudut Buddh,” kata Imanuel usai sesi latihan kemarin.

Ya tunggu saja race 1 sebentar lagi berlangsung. MM

BACA JUGA

Hasil ARRC India 30 September – 2 Oktober 2016