nhk

ARRC Qatar 2013; Juara ARRC 2013 Hanya Bebek, Lewat ‘Profesor’ Hadi

 

ManiakMotor – Hadi Wijaya boleh bilang; “Balap bebek masih milik Indonesia dari segi mengorek, teknologi racing sampai pembalapnya,” kata Hadi yang di race-1 Asia Road Racing Championship di sirkuit Losail, Qatar, 23 November malam sudah memastikan juara ARRC 2013 dengan Jupiter Z-nya yang didukung NHK.

Di race-1 tersebut Hadi hanya butuh di depan Ahmad Afif Amran yang menunggang Honda dari Malaysia. Itu sudah berhasil, lantaran Hadi bisa ke-3 dan Amran sendiri ke-5. Ya sudah, Hadi kembali menebalkan rekornya sebagai juara tiga kali berturut Underbone 115 cc 4-Tak di ARRC. Prestasi yang belum pernah dibikin pembalap mana pun di kelas ini. Hadi pun membuatnya dengan dua merek yang berbeda. Yakni Kawasaki pada 2011, lalu 2012 dan 2013 dengan Yamaha.

Hadi memang dua tahun belakang sudah seperti spesialisasi memacu bebek di sirtkuit besar. Sedang ARRC semuanya diadakan di sirkuit yang pasti besar. Hadi dengan umurnya di atas 30 tahun masih produktif di sirkuit seperti ini. “Makanya tahun ini saya melepas IndoPrix dan khusus ARRC saja untuk membuat sejarah buat saya,” jelas pembalap Kalimantan Barat itu.

 Hadi boleh disebut profesor balap bebek bila di sirkuit besar.  Disebut profesor, karena tekniknya sudah diikuti siapa pun pembalap bebek dari Indonesia sampai ARRC.  Tekniknya baru fight di 1 lap akhir dan di tikungan-tikungan akhir, sampai sekarang sudah menjadi trend dan jurus wajib buat siapa saja.

“Bila bebek diajak duel terus menerus atau kabur sendiri sejak lap awal, sanggup sih sanggup, cuma lebih banyak meletusnya,” kata Hadi suatu ketika yang taktiknya ia dapat sejak membela Kawasaki pada edisi 2009.

Saat itu Kawasaki unggul jauh dan ia coba kabur di depan sendiri, hasilnya kebanyakan nggak finish. Ia pun mengubah taktik untuk berlindung pada gerombolan dan baru di lap akhir dan tikungan terakhir mendorong habis, ya berhasil. Sejak itu cara membalap seperti sekarang di sirkuit besar. Profesor kan… Maklum, kalau di MotoGO sudah The Doctor, brosist.

Wajar sajalah Hadi kembali bikin sejarah. Sayang belum diikuti kelas lain seperti di SuperSport 600. Andalan Indonesia yang bernama M Fadli yang memperjuat Beet Kawasaki Manual Tech  di klasemen hanya ke-7 atau terlempar dari 5 besar seperti langganan Indonesia di kelas ini. Kelas moge menengah ini kembali didapat Malaysia lewat pemain mereka yang di Moto2 seri-seri akhir rutin ikut, Azlan Shah.

Demikian juga di Asia Dream Cup yang melombakan one make race Honda CBR250, masih di bawah bayangan pembalap Jepang. Gerry Salim dan Dwi Satria yang diutus Astra Honda Motor belum mampu menembus Hiroki Ono yang telah dua tahun di kelas ini. Namun harapan tetap terbuka, mengingat AHM gencar dengan OMR CB150R danh CBR250 di IRS. Dasar pembalap Indonesia ke depan sudah punya modal duluan dan terus terasah. Tinggal tunggu waktu saja. Ito   

BACA JUGA

Hasil ARRC Qatar, Semua Sesi, 21 – 23 November 2013

ARRC Qatar 2013; QTT Bebek, Rpm Edge Gupita Melambung Tinggi, Harlan Melorot

ARRC Qatar 2013; Latihan Underbone Gupita Tercepat, Hadi Bikin Sejarah, Harlan Gimana?

 

 

BAGIKAN