nhk

ARRC Sentul 2017: Race-2 Underbone 150, MX-King Richard Taroreh Juaranya

179 taroreh ARRC Sentul 2017

ManiakMotor – Yang enak ditonton memang bebek di ARRC. Aturannya imbang. Semua merek boleh dikorek sesuai batas diperbolehkan. Diameter klep boleh ganti, tapi terbatas aturan. Makanya enak, ndak balap sendiri-sendiri. Semua merek boleh adu di depan.

Lihat saja race-2 UB150 dalam rangka ronde 4 ARRC Sentul, Indonesia pada Minggu 13 Agustus 2017, ada 15 pembalap ganti-gantian memimpin. Yang nggak memimpin pun, termasuk para wild card dari Indonesia, boleh bangga ada di rombongan depan. Bahkan punya kans juara. Bukan hanya dari Yamaha, juga Honda.

Kan kalau begitu enak ditonton, bro. Nggak main sendirian, hehe. Malah tadinya memimpin dan pembalapnya keliru lalu terlempar ke posisi 7, misalnya, masih bisa kembali ke depan. Itu berlangsung sampai finish. Nggak bikin tidur dengan regulasi yang pas.

“Sebab aturan UB150 di ARRC mirip-mirip dengan MP3 kalau di MP Indonesia. Mesin standar boleh di-up sampai batas aturan. Makanya balapannya rata sesama merek, tinggal tergantung mekanik dan jokinya,” sebut Robert Chong yang  menangani MX-King Wahyu Aji, namun tetap tak antisipasi akselerasi menuju trek lurus yang tetap kalah cepat, bahkan kalah sampai top speednya????

Tapi masih MX-King yang lain juaranya. Yakni MX-King wild card dari Yamaha Kaboci NHK yang dikebut Richard Taroreh. “Kemarin saya strategi dan nggak lihat bendera kuning. Tadinya ketiga malah mundur ke posisi 7. Kali ini saya bayar,” kata Taroreh sebelum naik podium. MM

BACA JUGA

Hasil ARRC Sentul, Indonesia, 11 – 13 Agustus 2017

 

BAGIKAN