nhk

ARRC Sentul 600 cc, Berebut Gelar Tanpa Tanding


ManiakMotor – Sedang terjadi perebutan gelar tanpa tanding di PETRONAS Asia Road Racing Champioship 2012 (ARRC). Yakni,  antara Ryuichi Kiyonari dan Katsuaki Fujiwara. Dua-duanya dari  Jepang. Dua pendekar yang bukan pendek dan kekar itu, adu pandai membawa motor Supersports 600 cc di seri 2 ARRC yang berlangsung di Sirkuit Sentul International, Indonesia, 17 Juni.

Namanya pendekar, pasti punya keahlian. Di zaman silat betulan, naik kuda benaran. Karena sudah zaman moderen, keahliannya diukur naik kuda besi SuperSports 600 cc. Ilmu keduanya dikeluarkan di race-2. Dua-duanya punya jam terbang yang sama. Tetapi,  Ryuichi Kiyonari pernah menunggang kuda besi prototipe MotoGP dan WSBK. Dia juga pernah ‘berkelahi’ dengan pendekar dunia di balap motor. Sementara, Fujiwara walau lebih tua, hanya melawan pendekar dunia di level lebih bawah alias World SuperSports.

Kiyonari sejak awal memimpin lombadi tekan Fujiwara yang menunggang kuda  milik Manual-Tech Beet Kawasaki Racing. Fujiwara dibuatnya harus menangkis manuver-manuvernya, “Tekanan Fujiwara kalau terus dilayani, saya akan kehabisan kompon di akhir-akhir lomba,” ungkap Kiyonari yang mengebut Honda CBR600RR milik  tim MUSASHi Boon Siew Honda Racing.

Apalagi pada kombinasi R6 menuju R7 atau yang disebut  S kecil. Masuk di mulut kuda itu, eh, tikungan tersebut kecepatan harus diturunkan drastis. Di situ Fujiwara bisa melayani, dia berkali-kali mencuri posisi Kiyo dengan trik mengulur waktu pengereman dan buka gas lebih awal.  

Tapi,  Kiyonari sudah pernah bertanding dengan para pendekar yang mampu mengembangkan 5 jurus ke depan.  Dia ‘mengalah’ di R6, agar keluar R7 kecepatan lebih tinggi. Kecepatan ini dipakai  mengejar Fujiwara menuju di R8  atau di mulut tikungan S besar, disinilah Fujiwara harus menyerah.

Cukup ‘bermain-main’ dengan Fujiwara, Kiyonari melarikan diri. Malah Fujiwara yang terkerjar pendekar dari Malaysia,  Md. Zamri Baba. Zamri geber kuda Yamaha R6 dari Yamaha Petronas Hong Leong.  “Zamri memberikan tekanan keras. Padahal ban sudah habis saat menekan Kiyo. Tinggal berusaha tidak terpancing irama permainannya,” ungkap Fujiwara.

Sementara pendekar Indonesia hanya jadi penonton di negaranya sendiri. Iya puas mengamati dari jauh para pendekar berebut pangkat tanpa tading antara Kiyonari dan Fujiwara. Tak satu pun pendekar Indonesia yang naik podium seperti tahun lalu dilakukan M.Fadli. Adit

BERITA TERKAIT:
Hasil Semua Sesi ARRC Sentul, 15-17 Juni 2012
Catatan ARRC Sentul. Mekanik Jadi ‘Buta’ Tanpa Input Pembalap
ARRC Sentul, Suspensi Yang Mendorong Sudarmono
ARRC Minggu Ini, Munculnya Singa Arena
ARRC Sentul Race-2 Bebek, Hiiiiiidup Hadi..!
ARRC Sentul Race-2 ADC, Denny Ke-2
ARRC Sentul Race-1 SuperSports, Kiyonari Asli MotoGP, Indonesia Ke-6
ARRC Sentul Race-1 Underbone, Indonesia 1-3
ARRC Sentul Race-1 Asia Dream Cup, Muis Ke-3
ARRC Sentul QTT Asia Dream Cup, Denny Mengejar Mimpi
ARRC Sentul QTT Supersports 600 cc, Mereka Yang Punya Guru
ARRC Sentul QTT Underbone, Malaysia Bikin Catatan Baru Di Sentul..?
ARRC Sentul, Gengsinya Di Supersports 600 cc
ARRC Sentul, Hanya Topan Yang Bisa Atasi ADC
ARRC Dan Kilas Baliknya Di Sentul
ARRC Sentul, Bebek Malaysia Gentar Pada Wildcard
ARRC Malaysia, Jepang Jago ADC
BAGIKAN