nhk

ARRC Sepang 2019: Superpole UB150, Indonesia Start Dari Grid 8 Dan Seterusnya, Ada Apa??

Helm NHK Balap Motor
Kagum bangat nih sama helm NHK-nya

ManiakMotor – Sekadar menyegarkan kembali soal Superpole sekaligus penentuan grid UB150 di ARRC. Limabelas (15) pembalap yang maju ke sesi ini dilepas dewek-dewek atau sendiri-sendiri. Motor dan pembalapnya melawan angin sendirian. Laps juga sangat terbatas, hanya pit out putaran berikutnya sudah diambil waktunya dan sekali itu saja langsung pit in alias masuk pit kamu.

Seperti Superpole di ronde 6 ARRC di sirkuit Sepang, Malaysia pada Sabtu 21 September 2019, pembalap Indonesia termasuk kedodoran. Dari 7 pembalap dari 15 yang maju, posisi terbaik start dari grid 8. Posisi itu ditempati Wahyu Aji Trilaksana yang membela Onexox TKKR dari Malaysia dengan motor MX-King.

Berbeda dengan Qualifying yang berlangsung sehari sebelumnya. Catatan waktu sungguh rapat, karena seluruh pembalap bisa saling nebeng angin alias slipstreaming. Motor nggak kencang-kencang amat bisa terbawa kecepatan yang di depannya, begitu seterusnya.

Artinya, superpole yang dianut UB150 di ARRC juga sebenarnya menguji kekuatan motor soal powernya menembus angin. Di saat bersamaan ujian pada pembalapnya soal menempatkan motor pada jalur yang tepat agar bisa meluncur mendapatkan waktu yang pas.

Begitu bro. Tapi ini akan berbeda lagi saat balapan. Namanya balapan dilepas bersama yang punya taktik tersendiri. Dan balap bebek selalu pinjam angin kembali berlaku. Teknik siapa yang paling piawai membonceng angin, itu juga skill bro. Silakan saksikan ntar siang race-1 UB150 langsung dari Sepang.

Untuk hasilnya siapa yang pole position dan ketinggalan berapa detik, silakan lihat hasil di bawah, nggak perlu diceitakan.  Raider

BACA JUGA

Hasil ARRC Sepang, Malaysia 20 – 22 September 2019

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353