nhk

ARRC Thailand 2016 UB130: Wahyu Aji, Akhir Manis Pilihan Dramatis

ARRC, UB130, Thailand, Wahyu Tri, Buriram

ManiakMotor – Indonesia tidak gagal total di seri penutup ARRC 2016 di sirkuit internasional Buriram, Thailand (3-4/12). Ada Imanuel Pratna podium ketiga di AP 250 dan lagu Indonesia Raya juga berkumandang persembahan dari  Wahyu Aji Tri Laksana yang memenangkan lomba  kelas Underbone (UB) 130 cc.  Sekaligus pembalap tim TPK48, BKMS Indonesia ini dinobatkan sebagai juara Asia 2016.

Prestasi Wahyu itu membuat Yunanda Wirawan akrab disapa Nanda selaku komandan BKMS Indonesia berasa puas dan lega. Pasalnya, 2016 merupakan tahun terakhir bersama tim dengan target mensuksekan   Wahyu Aji Tri Laksana dan Florianus Roy dikiprah ARRC (UB 130) musim ini.

ARCC, UB130, Buriram, Thailand, Wahyu
Wahyu Aji Tri Laksana mendominasi balapan

“Ya, ini akhir peran saya di balap motor Indonesia. Ini event terakhir saya bersama tim yang sudah kami bangun. Sungguh perpisahan yang manis dengan berkah juara Asia.  Terimakasih kepada masyarakat Indonesia, TWMR, pembalap, mekanik, crew dan sponsor,”ujar Nanda seraya menegaskan juara Asia ini memang jadi target tim. Dan Indonesia sudah menjadi juara sejak 2004 sampai sekarang.

Ketika Kawasaki Manual Tech dengan dua kali gelar juara UB 130 (2014,2015)  bersama Gupito Kresna Wardhana memutuskan tak lagi main di kelas itu (2016), squad TPK48 BKMS Indonesia jadi satu-satunya andalan Indoneia mempertahankan gelar jawara bebek. Pilihan ‘dramatis’, mengingat single fighter tapi membawa misi yang tak mudah. Pilihan Wahyu dan Roy dianggap tepat dan mampu. Kombinasi  yunior dan senior.

“Ini adalah hasil kerja keras tim. Kans juara Asia memang ada di Wahyu. Makanya, race terakhir kemarin, harus pakai strategi tim order. Aku bertugas menahan laju rider para pembalap Malaysia,”ujar Jontor-sapaan akrab Florinus Roy yang asli Gunungkidul, Yogya itu. Tapi jangan lupa, keduanya memacu Jupiter 5TP (karbu) korekan mekanik senior Hawadis. Itu juga kunci penting.

ARRC, UB130, Wahyu, Buriram, Thailand, Indonesia
Selain UB130, tim TPK48,BKMS juga ikut di AP250

Menarik juga dicermati, awal kiprah balap Wahyu Aji Tri Laksana yang asli Ajibarang, Banyumas, Jateng. “Latihan pertama di terminal Ajibarang. Itu aja nunggu terminalnya sepi kalo udah sore. Wearpack juga pinjem, sepatu malah pakai sepatu sekolah,”kenang Wahyu yang punya selebrasi unik ala ‘Gatot Kaca’  setelah sukses merengkuh gelar juara Asia.

Dari situ kemudian Wahyu aktif ikut Kejurda Jateng,”Setelah beberapa kali ikut dibikikan motor sama bapak di tempat Om Hawadis. Setelah sempat beberapa kali latihan di Sentul Kecil di ajang gabung di tim Om Hawadis (MP 5) tahun 2009. Biar fokus, sekolah juga pindah ke Jakarta,”tutup rider kelahir 27 Juni 1993 dari pasangan Sunarno dan Ramini itu.

Oke deh,  selamat buat Wahyu dan tim. Ardel

BAGIKAN