nhk

ARRC Thailand 2017: Mesin Honda CBR250RR Dibongkar? Terlalu Kencang

AP250 ARRC Johor 2017-1

ManiakMotor – Kembali mata mengamati keterampilan pembalap berstrategi di ronde dua ARRC 2017 khususnya AP250. Telinga juga mendengar suara mesin Yamaha R25, Honda CBR250RR dan Kawasaki Ninja 250. Yang mana yang enak dilihat dan mama yang eh mana, merdu didengar di sirkuit Chang International Circuit, Buriram, Thailand pada 14 – 16 April 2017. Ya siapa, ya yang mana?

Ronde 1 lalu di sirkuit Pasir Gudang, Johor, Malaysia adalah dikaget-kagetkan oleh Honda CBR250RR. Race-1 dan 2 mereka kuasai. CBR250RR proyek dari HRC Jepang itu, memang fakta di ronde 1 dominan. Bahkan kalau dilihat kasat mata, terlalu dominan. “Motor memang kencang. Basis motornya memang mantap,” kata Gerry Salim, si juara dua race dengan CBR250RR di ronde pertama.

Harlan Fadhilah, joki senior Indonesia yang juga pernah ikut ARRC saat dia masih muda, punya pendapat berbeda. “Masih ingat proyek Yamaha Z1 di IndoPrix Indonesia? Nah seperti itu proyek CBR250RR. Siapa pun tahu HRC itu kelasnya MotoGP. Malawannya harus menggunakan teknologi atau mekanik MotoGP juga,” analisa Harlan.

Jawaban itu entah ditujukan ke Yamaha atau ke Kawasaki. Tapi kalau cerita ARRC AP250 yang dominan Yamaha. Bisa ke Yamaha Indonesia, bisa pula ke Yamaha Thailand. Tapi kalau sejarah Z1, itu proyek Yamaha Indonesia. Mereka bisa melakukan hal sama pada R25 di AP250 ARRC. Sedang, Kawasaki hanya Manual Tech from Indonesia, kamu tahu sendiri mereka mengandalkan manual teknologi lewat Ibnu Sambodo.

Rudyanto dari Yamaha TJM WR Super Battery yang ikut mengirim dua pembalapnya di AP250 ARRC punya pendapat juga. Omongannya agak setuju dengan Harlan. Tapi juga punya pertanyaan dan yang menjawabnya adalah petugas teknik di ARRC. “Harusnya usai lomba kemarin ada scrutineering, tapi panitia beralasan tak ada alat untuk membongkar mesin para juara. Tapi itu nggak apa-apa, karena setiap dua seri di ARRC khusus AP250 ada penyesuaian regulasi, agar balapan tetap imbang. Kalau imbang ramai,” sebut Rudyanto yang mengabarkan tak berangkat ke Thailand.

Ok deh barusan berlangsung FP1 250 cc dan yang tercepat CBR250RR lewat pembalap Jepang dan kedua pembalap Indonesia. Lihat hasil dan free practice ronde 2 ARRC Thailand sudah berlangsung sejak Kamis 13 April 2017 dan sekadar pemberitahuan balapannya hanya sampai Sabtu 15 April seperti tertulis di jadwal, karena itu FP1-3 sudah dimulai Kamis. Yang paling utama lagi mudah-mudahan CBR250RR dibongkar pemeriksa teknik, itu baik buat Honda dan semua peserta. Miolo

BACA JUGA

Hasil ARRC Thailand 13 – 16 April 2017

BAGIKAN