nhk

Asia Talent Cup Sentul FP1 Dan FP2; Andi Gilang Ke-4, Willy Ke-14

 

 

ManiakMotor – Selain Willy Hammer, ada lagi Andi Gilang yang dapat wild card ikut Asia Talent Cup (ATC) di seri 2 Sentul International Circuit (SIC). Di freepractice pertama dan kedua yang berlangsung Jumat, 9 Mei 2014,  Andi dan Willy masih  mencari set-up, walau sebenarnya kenal SIC. Maunya mereka masih dilaporkan pada mekanik bule dan Jepang yang diutus Dorna Sport. Ya begitu sih yang kelihatan di SIC.

Honda NSF250R yang dipakai peserta ATC di SIC saat FP2 yang tercepat 1 menit 38.786 detik yang didapat pembalap Thailand. Andi berada di posisi ke-4 dengan 1 menit 39 detik 0.571 detik. Willy sendiri ke-14. Sebagai pembanding untuk kejurnas 250 cc yang menggunakan Honda CBR250 dan Ninja 250, catatan tercepat di situ 1 menit 46 detik. Berarti motor yang digunakan ATC sudah prototipe yang memang mendekati Moto3.

Andi bisa dapat wild card menunggangi motor ini, lantaran tahun diutus AHM. ATC masih ada hubungan kerjasama dengan Honda Jepang. Andy tahun inik ikut Asia Dream Cup yang menggunakan Honda CBR250 versi jalan raya. Ia juga dibibit untuk bermain supersports 600 di IRS. Cara bawa motor ini memang beda, berhubung saya sudah latihan dengan 600 cc di SIC, jadi bisa cepat adaptasi,” jelasng Andi soal posisi ke-4-nya di FP2.

Beda lagi dengan Willy sejak terseleksi ikut ATAC di Malaysia tahun lalu, sudah dapat elmu dari Alberto Puig. “Forsi latihan fisik diutamakan ketimbang soal skill membawa motor. Dengan stamina yang prima, kata beliau (Puig) motor akan mudah dibawa. Lalu, disuruh cari settingan motor yang paling enak,” cerita Willy soal pelatihan yang diberikan Puig. Puig ini dikenal sebagai pelacak bakat dari Spnyol. Ia mantan pemain GP125 dan GP250. Sebelum pegang ATC, Puig sebagai pelatihnya Dani Pedrosa sampai tahun lalu.

Kembali ke ATC di Sentul. Tadi pagi, seluruh peserta diberi wejangan oleh Puig. Bahwa mengendara di Sentul Besar harus beda dengan sirkuit internasional lainnya seperti di Qatar dipakai seri pertama. “Di SIC harus menggunakan teknik motocross dengan lebih banyak mengapit motor. Sebab, lintasan banyak tambalan kasar dan sangat keriting,” jelas Puig.

Waduh, waduh, waduh, itu Sentul bos bukan sirkuit motocross. Ghalib

BACA JUGA

Asia Talent Cup Sentul 2014; Wilman (Willy) Dari Indonesia Kenal Sirkuit

Jelang Seri 1 IRS Sentul 2014; Bersamaan Dengan Asia Talent Cup

 

BAGIKAN