nhk

Asia Talent Cup Thailand 2017: Race-1 Delapan Pembalap Indonesia Sudah Berusaha, Hasil?

ATC Thailand2017

ManiakMotor – Asia Talent Cup (ATC) tahun ini paling banyak diikuti pembalap Indonesia. Dalam daftar pembalap yang dikeluarkan ATC ada delapan nama yang masuk pemain tetap dari 24 pembalap regular ATC. Paling senior Gerry Salim yang sudah tahun ketiga ikut ATC. Selanjutnya Irfan Ardiansyah yang tahun lalu juga sudah di ATC. Berikutnya lihat nama-nama mereka dalam daftar.

Ini delapan pembalap Indonesia yang ikut ATC 2017. Itu resmi dari ATC.

Seri pertama ATC tahun ini sudah dimulai di sirkuit Chang Intenasional Buriram, Thailand, Sabtu 11 Maret 2017 barusan berlangsung race-1. Setiap seri berlangsung dua race. Setiap race pula dihitung sebagai seri. “Rata-rata tahun ini adalah pemain baru. Karena mereka yang terbaik tahun lalu sudah ada yang naik jenjang,” sebut Roberto Puig, pelatih ATC.

Di race-1 ini yang terbaik dari Indonesia hanya ke-5. Posisi itu diduduki Gerry yang memang lebih berpengalaman dari pemain Indonesia. Gerry ini katanya dipanggil khusus oleh Puig untuk ikut kembali di ATC tahun ini. Sebab seperti yang sering dikabarkan panitia ATC, maksimum pembalap yang boleh di ATC adalah dua tahun.

Yang terbaik kedua dari Indonesia si Irfan yang ke-9. Irfan di akhir-akhir lap tercecer dari rombongan. Irfan saat bertemu portal ini ketika latihan di Sentul Kecil seminggu sebelum berangkat ke Thailand, akan berjuang memperbaiki posisi dari tahun lalu. “Seharusnya begitu. Karena beberapa yang terkuat di depan tahun ini sudah ada yang ke CEV Repsol dan sebagainya,” kata Irfan.

Sedang juaranya adalah Deniz Oncu dari Turki. Oncu ini kelahiran 2003 atau umurnya masih 13 tahun. Kira-kira beda 7 tahun dengan Gerry. Tapi begitulah, Oncu yang masih kecil bangat itu, bisa jadi diuntungkan bobot yang sangat ringan, padahal skill sejajar. Bobotnya hanya 42 kg dengan tinggi badan 145 cm. Bandingkan dengan Irfan dan Gerry yang beratnya 53 kg. “Race-1 ini pelajaran buat race-2 besok (Minggu). Masih bisa ditingkatkan kok,” kata M Fadli yang mendampingi pemain Indonesia dari bida teknik mengendara.

Badan ringan si Oncu jelas ada untungnya dengan peraturan seragam Honda NSF250R. Semua peserta mendapat spesifikasi yang sama. MM

BAGIKAN