nhk

Asia Talent Cup Thailand 2017: Race 2 Perkuat Duel Terus-Terusan

ATC Thailand 2017

ManiakMotor – Dia awal-awal lap race 2 Asia Talent Cup (ATC) di sirkuit Chang International Buriram, Thailand pada Minggu 12 Maret 201, ada harapan. Harapannya dari Lucky Kadi atau yang tertulis Hendriansyah. Pembalap Sulsel itu sempat memimpin.

Sayang nggak panjang alias singkat saja dan Lucky melorot. Selanjutnya Gerry Salim dan Irfan Ardiansyah. Sayang keduanya untuk maju ke depan bertempur dengan Denis Oncu, Can Oncu, Yuki Kuni dan satu lagi joki Jepang yang sulit dilapal namanya, memang agak berat. “Strategi race 2 ini sudah diinstruksikan untuk melayani permainan di depan. Awal-awal ada hasilnya, tapi ya masih begitu,” jelas M Fadli yang mendampingi anak-anak Indonesia di ATC.

Memang sih bertempur di depan menguras tenaga dan skill. Maklum, karakter motor sama, tenaganya juga podo. Lha wong one make race (OMR) NSF250R kan. Cara satu-satunya  melayani permainan di depan yang terus bergerak, pindah-pindah racing line, kontrol presisi, koreksi yang cepat dan reflex yang selalu siaga.

Lelah memang, tapi begitulah cara menang di model OMR. Bukannya mengajari – toh yang namanya ATC juga jenjang belajar joki muda Asia – silakan tanya pada Alberto Puig cara mengatasi bertempur sepanjang lomba. Pasti dia ada formulanya. Namanya juga pelatih tingkat dunia. Cuma dilaksanakan atau tidak, itu urusan pesertanya.

Eh, Salim dan Irfan pun belum ke podium. MM

BAGIKAN