Balap 2 Tak Bikin Ambigu Joki 4 Tak, Fahmi Basam: Apalagi di Sentul, Suspensi Dual Shock Bikin Bingung!

Maniakmotor – Fahmi Basam, joki tim Haji Putera 969 Racing Team memang jadi salah satu pemborong piala terbanyak di kelas 2 Tak pada gelaran Pertamina Enduro RSV Championship, 9-10 Desember 2023 lalu.

Tapi siapa sangka, doi mengaku sempat ada kesulitan dalam penyesuaian saat bawa motor 2 tak pertama kali di Sirkuit Sentul. Itu diakui doi saat bercerita persiapan hingga adaptasi di gelaran event pekan lalu.

“Bawa motor 2 tak itu berbeda, apalagi di sirkuit Sentul. Suspensinya sempat bikin saya bingung saat masuk tikungan,” ujar Fahmi Basam dengan senyum khasnya.

“Kalau 4 tak, seperti Mx King kan monoshock, dia kompresinya lebih cepat masuk saat menikung. Sementara rata-rata motor 2 tak masih dual shock, jadi agak aneh aja perasaanya,” ujar Fahmi.

Kalau dipikirin, ya iya juga sih. Itu pengetahuan umum anak motor di perduniawian sokbreker, hehe. Namanya dual shock, secara DNA emang didesain untuk motor pergi ke pasar.

Tampilan Dual Shock motor balap 2 tak

Maksudnya, dual shock memang dari pabrikan lebih cocok untuk dipakai menanggung beban berat. Dari sananya juga, memang punya kekurangannya agak ribet buat dipakai menikung.

Karena antara sokbreker kiri dan kanan redamannya beda-beda, kecuali disetting dengan semaksimal mungkin, yang itu tentunya sudah dilakukan mekanik tim Haji Putera pada gelarna Pertamina Enduro RSV Championship lalu.

Karena secara kasat mata, Fahmi Basam bisa dibilang adalah salah satu joki yang punya motor bebek 2 tak yang paling stabil di sirkuit teknikal seperti Sentul. Enggak kaget juga doi ngeborong banyak piala pada gelaran kemarin.

Kesimpulannya, ya selamat buat Fahmi Basam dan tim. Walau jokinya sempat merasa kesulitan, tapi tentu kombinasi Joki dan mekanik yang bisa mengantarkan sang juara, hehe.

Raider