nhk

Ban Diampelas, Biar Menggigit

ManiakMotor – Problem daya cengkeram ban ke permukaan trek, menjadi krusial di road race. Segala upaya dilakukan pembalap maupun mekanik untuk mendapatkan grip mumpuni selama balap. Agar performa mesin dan setting suspensi yang sudah oke, dapat  “disalurkan” ke roda belakang dengan sempurna. Karena percuma saja, mesin hebat, suspense tepat, tapi enggak ada grip. Ndlosor juga dia..

Salah satu cara adalah dengan meng-ampelas ban.  Tidak lazim memang. Tapi begitulah yang terjadi di lapangan saat Indo Prix lalu. Ban satu merek yang wajib digunakan, dianggap beberapa pembalap kurang menggigit. Lantaran tidak ada pilihan lain, maka muncullah ide itu.

Terlebih pada ban baru gres yang baru dipasang. Permukaan kompon ban diampelas rata, biar permukaan ban jadi agak kasar. “Untuk  mempercepat proses “gigitan” ban ke aspal sikuit,” jelas Endi, dari timnya Hendriansyah.  Begitu start, langsung gigit, enggak perlu nunggu 2 lap untuk memanasi ban..

Beda cerita dengan event di OMR Honda Kemayoran. Panitia membolehkan penggunaan ban slick. Ban dengan daya kontak 100% ke permukaan aspal. Ban spesifikasi khusus itu “dijamin” menggigit aspal lebih sempurna dibanding ban dengan kembang.

Tapi ya itu tadi, antara pembalap dan tim teknisi (tim manajer) kadang tidak sinkron pada pemahaman ban slick ini. “Saya harus pakai ban dengan kembangan, karena tim tidak kurang yakin pada ban slick,” aku Bima Aditya. Mungkin karena ban slick kan tampangnya botak enggak ada kembangan sama sekali.

Padahal Bima yang pernah training balao di Australia itu tahu betul, jika ban slick sangat bagus cengkeraman ke aspal. Ya sudahlah, manut sama tim manajer saja…

BERITA TERKAIT:
Adu Ban Di MotoPrix Sentul Kecil
MP Sentul Kecil, Jeany Momo Manajer Tim
Avgas Buat Balap Langka!
Trik Menaklukan Sentul Kecil
Road Race Indramayu, Cari Bibit Mangga
Sentul Kecil, Balap Motor Semok

BAGIKAN