nhk

Ban FDR Terlibat Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2016 Di Jogja! Nih Alasannya

Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE)

ManiakMotor – Ada kaitannya FDR ban andalan segala motor itu, ikut mendukung Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE). Mobil-mobil ini agar hemat menggunakan ban yang seukuran motor (lihat foto). Bukan karena dengan ukuran begitu tercipta hemat energi penggeraknya. Lebih dari itu FDR mendapat umpan balik dari mahasiswa untuk kepentingan ban hemat bahan bakar untuk motor.

Kontes mobil hemat energi di Jogja
Kontes mobil hemat energi di Jogja

KMHE salah satu event bergengsi di kalangan civitas academia (baca: mahasiswa) berskala nasional. Hajatan unjuk keunggulan kerativitas teknologi dalam hal penghematan konsumsi energi. Terutama lagi penggunaan bahan bakar alternatif. KMHE masuk tahun ke-5 yang kali ini Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang berkesempatan jadi tuan rumah. Acaranya  diselenggarakan di Taman Wisata Candi Prambanan, Klaten, Jateng dari 1 – 4 November 2016.

Diikuti 60 tim dari 38 perguruan tinggi negeri dan swasta, “Ada dua kategori yang dilombakan, yakni prototype dan urban. Pada kategori prototype mobil dituntut menempuh jarak terjauh dengan desain se-aerodinamis dan seringan mungkin. Sedang urban, mobil didesain selayaknya city car namun tetap  mengkonsumsi energi sehemat mungkin,” buka Dr. Adhika Widraparaga, wakil panitia KMHE. Nah, masing-masing kategori tadi dibagi menjadi sub kategori berdasarkan bahan bakar dari bensin, diesel, etanol dan listrik.

Kontes mobil hemat energi
Para tim mahasiswa dari perguruan tinggi Indonesia

FDR terlibat dan portal khusus roda dua ini juga muncul di sana, selain roda tadi seukuran motor, mesin  ‘mobil’ prototype dan urban tadi, basis mesinnya tetap motor. Lebih dari itu tentu soal terobosan soal ban yang sanggup menghemat bahan bakar. Peserta percaya, ternyata saat menggunakan ban produk PT. Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) ini, komsumsi energinya jauh lebih hemat. Makin percaya lagi, karena karya mereka dihargai PT SRI.

Lagian beberapa tahun terakhir ini FDR menjalin kerjasama dengan akademik. Tentu untuk pengembangan ban mereka agar hemat bahan bakar digunakan konsumen harian. “FDR  terus terlibat mengajak mahasiswa untuk mengembangkan ban berteknologi hemat energi. FDR adalalah ban kebanggaan negeri dan terus mendorong inovasi anak negeri. Partisipadi dalam KMHE ini bagian dari upaya itu,” ujar Herry Junaidi, Direktur Marketing PT SRI.

Di balap motor ada, di kegiatan mahasiswa pun peduli
Di balap motor ada, di kegiatan mahasiswa pun peduli

Usaha itu sampai saat ini, bisa menghemat 30% bahan bakar dengan  ban FDR. Secara teknik diuraikan, traksi ban tidak membebani mesin motor. Gripnya terukur bersama tenaga yang dikirm mesin.  Setiap power dari mesin dibaca oleh ban FDR langsung jadi gerakan dinamis alias motor langsung melaju. Mesin tak perlu teriak-teriak agar ban dapat grip  ke aspal. Saat berhasil berlari pun, kontak ban dengan aspal berlangsung konstan lantaran balans.

“Makanya hemat  bahan bakar. Juga dipercaya oleh kampus untuk mendukung kreativitas mereka seperti kontes mobil hemat energi ini,” tambah Herry. Karena itu, di sela acara KMHE ini PT SRI  memperkenalkan ban khusus (prototipe) untuk kategori urban cocept,  baik untuk bahan bakar gasoline, diesel, etanol dan listrik. “Kami ingin para peserta mencoba ban prototipe FDR. Yang terpenting lagi para peserta bisa memberikan masukan yang sangat berguna dalam riset ban hemat energi,” lanjut Herry yang lulusan Teknik Mesin ITN Malang, Jatim itu.

 Herry Junaidi, Direktur Marketing PT SRI. Dapat umpan balik
Herry Junaidi, Direktur Marketing PT SRI. Dapat umpan balik

Tak tanggung-tanggung ada 134 unit ban yang disiapkan di acara ini. Penasaran? Tunggu ulasan berikutnya. Jadi catatan penting, ”Kami juga berharap para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini tidak hanya berkompetisi di dalam negeri tapi juga bersaing dalam level Internasional. Mereka bisa mewakili Indonesia dengan menggunakan komponen berkualitas hasil produksi dalam negeri termasuk FDR yang tidak kalah dengan merek-merek impor,” ujar Herry.

Bicara prestasi di level International sudah terbukti pada tim Sadewa dari Universitas Indonesia. Dengan menggunakan ban FDR tim Sadewa telah menjadi juara pertama di tingkat Asia pada kompetisi Sheel Eco Marathon sebanyak dua kali. Mantap! Ardel