nhk

Ban Zeneos Scootz, Turino Dan Milano 2014; Kompon Mantap..!


 

ManiakMotor – Risetnya panjang untuk kompon karet  jalanan harian Indonesia, maka munculah ban Zeneos tipe baru. Sebut saja  Zeneos 2014.  Zeneos diproduksi PT Gajah Tunggal Tbk itu, diklaim untuk pasar anak muda. Tampilannya dengan kembang trendi.  

Ada tiga Zeneos yang diperkenalkan di booth atau stand Gajah Tungggal di PRJ, Kemayoran, Jakarta Pusat pada 20 Juni kemarin. Yakni Zeneos Scootz, Turino dn Milano. “Teknologinya menganut high grip compound. Ketiganya berbeda untuk peruntukannya,” ucap Yulfahmi, Technical Manager Gajah Tunggal.

Lebih jelasnya diulas satu-satu;

 

ZENEOS SCOOTZ

Zeneos Scootz ini memang ntuk motor matik. Ukuran standar semua merek dan tipe matik tersedia 14 iinci. Kembangannya sengaja dibuat zig-zag center groove. Perlintasan kembang ban terpusat persis di tengah ban. Fungsinya sirkulasi aliran air hujan akan  mudah dimanajemen.

Genangan tidak terjebak di tengah ban, tapi  dialirkan ke samping kiri dan kanan. Ban tidak mudah terapung ketika menginjak aspal berair. “Ban ini juga menggunakan Two Block Pattern. Ada dua blok ditengah kembangan ban, sehingga keseimbangannya bagus di kecepatan tinggi untuk ukuran matik,”  tegas Arijanto Notoraharjo, GM Marketing and Sales Retail.

Saat ini ukuran yang tersedia 80/90-14 untuk ban depan dengan hargaRp 135.000. Sedang belakang 90/90-17 yang dilego Rp 190.000. Soal kualitas, ya okelah. Kan diberi kesempatan melakukan test di PRJ. Saat direm mendadak dari 70 km/jam, motor dengan cepat berhenti. Di belokan diajak miring, belum terpeleset.

 

ZENEOS TURINO

Nah ini yang cocok buat pecinta turing, namanya Zeneos Turino. Turingnya malah lebih jauh lagi, boleh untuk supermoto yang mainnya di on road dan off road. Maksudnya ban ini bisa maksimal juga di jalanan tanah, kendati lebih prioritas aspal.

Kembangannya six pack, macam perut binaraga  alias kotak-kotak, nama aslinya large blok pattern. Ban ini diperkuat high structur beat apecdi dinding ban yang melingkari pelek. Bahan ini untuk memperkuat birbir ban menyatu dengan pelek. Walau terjadi pengereman keras, ban tetap utuh melingkari pelek, ban tetap pada posisi semula.

Masih ada  tambahan yang namanya Two layer Breacker, posisinya ada ditengah permukaan ban. Fungsinya agar di kecepatan tinggi, ban tetap balans.Maniakmotor.com berkesempatan mencobanya dengan menggunakan Kawasaki Versys, dan itu sangat stabil, mengingat motor itu berkapasitas 650cc. Versys juga bisa disebut motor dual purpose untuk aspal dan tanah.

Ban ini ukurannya 120/70-17 harganya Rp 300.000 dan ban belakangnya 160/70-17 yang dijual  Rp 425.000.

 

ZENEOS MILANO

Nah kalau ini memang sedikit jarang, karena ukurannya mini 10 inci dan 11 inci. Iya benar untuk Piaggio. “Kalau dilihat dari segi penjualan memang sedikit, tapi kan memang harus ada, apalagi klub Piaggio sendiri sekarang sudah banyak,” tegas Arijanto.

Ukurannya 110/70-11 untuk ban depan dan 120/70-10 untuk belakang. Ban ini juga bakalan mulai tersebar bulan Agustus 2014. Harganya cukup terjangkau, hanya Rp 250.000 sampai Rp 300.000 saja. Murah kan?????? Cukup lah untuk penggemar motor klasik. Ghalib

 

 

 

 

 

BACA JUGA

Asesoris Motor; Helm GM Startech, GM Race Pro dan GM Mini Cross 2014.

Asesori Motor 2014; NHK Reventor dan NHK Supermoto, Harga dan Rasa Sesuai

 

BAGIKAN