Belum Berani Ikut Spek Regulasi IMI? SUZUKI SATRIA FUFI Fiks Tak Bisa Ikut Motoprix Seri 1 2024? Bukan Dibanned IMI ya!

Maniakmotor.com – Persepsi Suzuki Satria FuFi dibanned itu salah. Walau memang ngomong spek STDnya, no wkwk dah,  motor 150cc pabrikan Hamamatsu itu ngacir abis.

Tapi gak semudah itu bestie, ngomong balap Kejurnas di Indonesia gak sembarang bawa motor bae. Ada aturan, namanya regulasi spesifikasi motor racikan Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Kalau enggan mau ikut regulasi yang bahasa formalnya ‘tidak terdaftar’, ya siap-siap aje tidak bisa menyertakan motornya.

Makanya kemungkinan besar (90%), Suzuki Satria FuFi tak bisa ikut kelas Kejurnas di seri 1 Motoprix Jawa 2024.

Jadi muncul pertanyaan dong. Apakah emang Suzuki Satria FuFi gak berani turun spek menyeimbangi Mx King atau Honda GTR?

Denger-denger dari pihak yang tak mau disebutkan namanya. Sebenarnya Suzuki Racing Pusat sudah diminta untuk mendiskusikan spek motornya ke IMI sejak lama.

Apalagi tahun ini Mx King Yamaha dan Supra GTR Honda sudah turun spek jauh. Berdiskusi untuk menyeimbangkan spek motor ini makin penting.

Misalnya ngomongin klep bawaan Suzuki Satria FuFi di angka 25-21mm. Lalu Throttle Body (TB) yang besarnya 32mm. Kalau Suzuki ikut dengan spek itu, ya artinya Yamaha dan Honda harus naik spek lagi.

Itu enggak mungkin, apalagi di tengah penurunan spek motor Yamaha dan Honda di tahun 2024 ini. Ujungnya, minimal Suzuki harus mau menurunkan batas RPM.

Begitu usulan paling memungkinkan kalau Suzuki keberatan menurunkan diameter lobang TB atau Klep. Misalnya aje nih ya dengan alasan keterbatasan part.

Sebenarnya itu aja sih, dan memang enggak ribet kok bro. Kalau spek tadi sudah deal dan seimbang, pasti motor Ayam Jago (Ayago) itu bisa menjamur.

Karena bila Suzuki Pusat sudah mendaftarkan diri ke IMI, tim privateer pun sangat diperbolehkan ikut serta dengan Suzuki Satria FuFi dalam event Kejurnas, ataupun event lain yang menggunakan regulasinya.

Nyatanya, sampai sekarang pihak pabrikan Hamamatsu Jepang itu belum berdiskusi lagi dengan IMI. Ya, dengan jarak seri 1 Motoprix 2024 yang cuma belasan hari lagi, maka hampir fiks Suzuki Satria FuFi tidak bisa turun.

Mengadakan rapat di tengah pekan yang dipadati dengan berbagai perlombaan mendatang rasanya sulit bisa terlaksana.

Kalaupun bisa ternyata bisa ikut, paling memungkinkan di Seri ke-2 Motoprix Jawa 2024 mendatang.

”Pada prinsipnya siapa saja boleh ikut, yang penting sesuai dengan regulasi yg dikeluarkan IMI,” tutur Arifin Subehan, pemimpin promotor acara Motoprix, Bio Racing.

Ngomong-ngomong biaya pendaftaran regulasi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) ke IMI cukup rogoh kocek Rp10 juta ya bro.

Kudunya sih biaya segitu bukan masalah besar untuk sebuah ATPM otomotif sebesar Suzuki. 

Nah, kalau menurut lu, apa sih yang buat Suzuki masih ‘tarik ulur’ dengan IMI? Komentar di postingan IG ya bestie, thank you.

RAIDER