nhk

Big Bike Adventure Coaching Clinic 2013, Ilmunya Bisa Dipakai Semua Motor

ManiakMotor – Motor dual purpose Kawasaki Versys, BMW GS 1200 sampai KTM Adventure 1200 seperti dipakai reli Dakar, ramai di Indonesia. Versinya jalan raya dengan ban halus. Tentu saja dimiliki yang mampu beli, tapi belum tentu mampu dan mahir menggunakannya. Yang ada sering tedengar kecelakaan moge.

Untuk itu di Sentul City, Bogor, Jawa Barat berkumpul 30-an motor berjenis tersebut dari berbagai merek dan kapasitas. Mereka dibikin mahir di lintasan tanah dan sedikit berbatu. “Bukan diajarkan ya, tapi merubah presepsi, karena secara jam terbang teman-teman peserta juga cukup banyak,” buka Edi Suyitno, selaku penggagas acara bertajuk Big Bike Adventure Coaching Clinic (BBACC) 2013 yang berlangsung 17 Agustus kemarin.

{Flash=images/IklanYamaha/yamahapromo.swf|width=500|height=160}

Dimulai dengan upacara bendera dulu. Kan pas Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-68. Hormat graaaak… Handicap di lintasan off-road, pengendara harus selalu dalam posisi berdiri dan waspada.  “Jika duduk, beban tubuh kita tertumpu di jok. Bila ada benturan dari permukaan jalan, yang ditendang malah pantat, kaki terlepas dari pijakan, ya cilaka. Tapi berdiri dan kedua kaki rapat menekan tangki, getaran tadi akan langsung diserap,” jelas Jusri Pulubuhu, pelatih di event itu.

Wah, tapi kalau maniakmotor.com bilang, posisi tidak hanya sekadar berdiri. Bagian bawah (dalam) kaki sampai dengkul harus menjepit motor. Dan motor-motor off-road telah disediakan untuk jepitan tersebut. Sehingga, tubuh menjadi satu kesatuan dengan motor. Motor bergerak dan memantul, dengkul bagian atas tinggal mengikuti seperti suspensi, tubuh dijamin tidak jadi sweke alias kodok bila lepas dari pijakan. Jangan lupa tangan harus berbentuk ‘O’.  Bolo maapu Teme Pulubuhu, uito sekadar tambahan, hehe, bahasa apa tuh.  

Dilatih pula posisi badan, ketika sedang menanjak maka harus condong ke depan, sebaliknya ketika turun silakan mundur. Mata jangan lupa selalu ke arah yang dituju. Saat berbelok di lintasan off road,  badan berlawanan arah miring motor, nikung kanan maka badan ke kiri. Tetapi perhatikan belahanta pantat, letaknya persis di garis jok yang berlawanan.

Jika belok kiri, pantat sampeyan di garis kanan jok yang di motor off-road fitur tersebut sudah disediakan. Paha sampai batas dengkul bagian dalam  menekan atau mengapit dan mendorong tangki ke arah kiri, kaki kiri sedikit dibuka. Pijakan kaki kanan juga ditekan. Sebaliknya belok kiri juga begitu. Niscaya keseimbangan didapat. Lho kok, malah maniakmotor yang ngajarin.

 Prakteknya dibagi 4 sub modul, yaitu teknik melibas tanjakan dan turunan. Modul belokan dengan praktek zig-zag. Modul pengereman dan modul melahap lintasan bergelombang atau di motocross disebut superbowl. Dan yang tak kalah menarik adalah diajarkan cara membaca koordinat GPS (global position system) oleh tiga anggota KOPASSUS, wuihh bikin jiper tuh seragam lorengnya.

Acara sesi pertama pada hari Sabtu kemarin, cukup menguras energi peserta. Motor terjatuh, namun mereka senang-senang saja tuh, buktinya terus diulang sampai bisa. Nah sesi kedua diadakan Minggu, 18 Agustus, yaitu trip dari Sentul-Hambalang-Purwakarta. “Treknya off road namun tidak separah jika pakai motor trail, disesuaikan dengan motornya juga,” tutup Edi.

Jika sudah ditutup ya titik. Adit

 

BAGIKAN