nhk

BINCANG ISENG DENGAN PENGGANTI STONER


ManiakMotor – Pengganti Casey Stoner tahun depan, Marc Marquez umurnya baru 19 tahun. Pada masa libur kompetisi ini, wartawan MotoGP sepertinya kurang kerjaan, sama dengan maniakmotor.com. Maka dibikinlah kerjaan pertanyaan iseng kepada Marquez.

Hasilnya, si wartawan itu termasuk memberi pekerjaan pada wartawan maniakmotor  untuk memberitakan pada sampeyan.

Pertanyaan pertama: Pasti telah terbayang dong musim depan start bareng Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Valentino Rossi?

“Hahahaha… tidak terbayangkan, bro! Jika tak ada yang berubah, itu akan jadi kenyataan musim depan. Hihihi..,” jawab Marquez. Ia lebih suka merasakan daripada membayangkan. Makanya pertanyaan itu hanya disambut wakakak, tertawa. 

Pertanyaan kedua: ,Coba tutup matamu dan bayangkan musim depan berpakaian balap macam Pedrosa dan Stoner. Bagaimana rasanya?

“(Ketawa lagi, padahal gak lucu!). Gak ada rasanya tuh!” Ah, macam mana juga itu pertanyaan.

Pertanyaan ketiga dan seterusnya dibatalkan karena jawaban anak ini pasti hanya disambut terawaan. Bukan apa-apa, soalnya ia memang tak mau memikirkan hal-hal yang belum terjadi sementara tugasnya saat ini masih berat.

“Sementara ini harus fokus pada Moto2, tahun depan baru bicara MotoGP. Aku ingin memasuki MotoGP dengan label juara Moto2, biar keren,” kata pembalap binaan Repsol itu, kali ini serius tanpa hahahihi. Baru tau rasa lu, wartawan…

Meski sekarang unggul 34 poin di klasemen Moto2, ia merasa masih perlu perjuangan ekstra di beberapa balapan mendatang. “Itu belum nyaman. Keunggulan 34 itu bisa hangus dalam 8 seri berikutnya, apalagi pesaing juga tengah tampil bagusnya,” ujarnya sembari menyebut Pol Espargaro, Andrea Iannone, dan Thomas Luthi sebagai rival yang harus diwaspadai.

Setelah gagal juara tahun lalu, Marquez ingin benar-benar konsentrasi di sisa laga musim ini untuk merebut gelar. Pasalnya, sekali saja celaka di lintasan, maka gelar yang sudah di depan mata pun bisa lenyap seketika. Itu terjadi musim lalu sehingga Stefan Bradl pun bisa mencuri gelar darinya.

Baguslah dan itu patut diteladani Bro, karena biar pun muda sudah bisa belajar dari pengalaman. Benar kan…kan…kan!? Andro

BERITA TERKAIT:
Moto3 dan Moto2, Dianggap Kacangan Di Amrik
Andrea Iannone Gantikan Rossi di Ducati?
Respsol Makin Berkuasa Di HRC, Marquez Ke MotoGP Contohnya
High Side, Misteri yang Belum Terpecahkan Hingga Kini
 
BAGIKAN