nhk

BMW R1200R, Dari Sport Turing Disulap Jadi Model Drag Bike

BMW R1200R, Petit, Drag Lead

ManiakMotor – Mestinya, pada event drag bike – terutama di Pulau Jawa aja dulu – khusus kelas FFA dibebaskan pakai sasis. Mau dari bahan apa saja diperbolehkan, asal bobot maksimal (berikut mesin, tanpa joki) sudah ditentukan lewat regulasi dan harus timbang.

Kerangka model peniti. Jok menyatu sama tangki bensin yang sekaligus sebagai sepatbor

Nah, berarti mekanik tak cuma dituntut mendongkrak performa mesin, juga harus bisa bikin kerangka. Mungkin, rancangan Nicolas Petit yang unik ini bisa jadi contoh. Meski, kalo tampil di ajang drag mungkin bukan platform terbaik untuk dimainkan. Cuma, dari sisi kepraktisan dan desain pantas dilirik.

Desain setang orjalu. Tidak dijelaskan sistem kemudinya

Di sini, Petit hanya memakai mesin kembar boxer BMW R1200R dan kompnen lain tidak dipakai. Jantung pacu tersebut diletakkan pada lengan ayun (swingarm) yang dibuat membentuk “peniti”, tapi ganda (kiri dan kanan) tanpa ada suspensi alias monokok.

Perhatikan jarak pijak dari ujung mesin paling bawah sampai ke tanah (ground clearence) sangat rendah. Trus, badan pengendara pun jadi membungkuk lantaran jok dibikin agak ke belakang.

Agar hambatan angin dari depan yang melewati punggung bisa tersalur dengan baik ke

Mesin Boxer kembar menempel di sasis atas dan bawah. Atas ditutup fairing

belakang, pada ujung jok dibikin model cafe racer yang aerodinamis. Selain sebagai sepatbor, itu juga merupakan tangki bahan bakar.

Di sini Petit tidak menjelaskan sistem kemudi. Apakah pakai komstir, yang jelas tidak ada garpu. Malah, ada kerangka yang masuk ke dalam teromol. Satu hal yang lolos dari pengamatan Petit, kaki pengendara persis berada di ujung knalpot. Mungkin itu bisa direvisi, terpenting desain kerangkanya boleh ditiru untuk drag. Maliq

BAGIKAN