nhk

Bos Ducati, Gatel MotoGP Ingin Segera Di Indonesia, Pengikut Sosdmednya 40% Kita

Ciabatti di Buriram

ManiakMotor – “Kami segera dan harus berlomba di Indonesia,” kata Paolo Ciabatti yang  direktur olahraga Ducati. Dia juga menjelaskan sekitar 40% pengikut instagramnya dari Indonesia. “Pokoknya di Indonesia, pembalap MotoGP seperti pahlawan,” cerita Ciabatti yang mengaku datang bersama Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso ke Indonesia pada 1 Februari 2018.

Lho baru tahu bapak ini. Cuma mungkin Pak Ciabatti, nggak tahu persoalan membangun sirkuit yang memenuhi syarat untuk MotoGP di Indonesia. Di sini lebih banyak unsur politik.

Malah di era sekarang banyak hoax, bangun sirkuit ini dan itu, akan, akan, dan akan. Tinaju, tinjau dan tinjau, lalu menguap begitu saja. Boro-boro, Sentul yang sudah jadi saja, aspalnya tambal sulam dengan semen. Sehingga disabet negara-negara lain seperti Thailand yang justru diam-diam membangun sirkuit di Buriram. Maka tahun 2019, ada MotoGP di negeri tersebut.

“MotoGP harus segera ke Indonesia, secepat mungkin. Ini adalah negara besar. Banyak  pabrikan – bukan Ducati – banuyak mejual motor di sana. Ada tujuh atau delapan juta motor terjual setiap tahunnya, tapi yang 100 cc bebek dan skuter,” sebut Ciabatti.

Data yang dbilang Ciabatti ini juga ada hoax-nya sikit. Penjualan puncak sampai 8 juta unit itu terjadi 2005. Khususnya tiga tahun belakangan, sentuh 4 juta unit juga sudah syukur.
Yang dijual juga bukan bebek dan skuter 100 cc. Paling kecil saat ini 110 cc. Juga nggak disebut berapa persen yang ditarik debt collector, haha.

Ayolah Pak Ciabatti, tekan tuh, eh rayu tuh pabrikan Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki agar bikin sirtkuit sendiri di Indonesia. Bikin mereka patungan agar tanpa tergantung pada pemerintah, terutama Honda dan Yamaha. Dua merek ini yang 80 persennya motor mereka terjual di Indonesia. Itu baru motor, belum dihitung suku cadang dan oli.

Bukan begitu Pak? Supaya nggak wacana mulu, apalagi mau dekat pilkada dan pilpres. Hiks… gencar janji manisnya. MM

BAGIKAN