nhk

Cara Menaikan Kompresi Beat Dan Scoopy, Cukup Pakai Piston Vario

Piston Vario nggak punya jalur oli. Makanya harus dibuat seperti piston kanan

ManiakMotor– Tidak perlu beli piston jenon (high-dome) mendongrak  kompresi Honda Beat dan Scoopy. Cukup pakai piston Vario, kompresi sekadar kebut jalanan akan didapat.  Silakan juga dipakai penggemar tarikan responshif, walau beliau bukan tukang kebut.

Piston Vario jelas lebih murah dengan piston hig-dome yang di atas Rp 350 belum termasuk ring piston. Belum lagi ongkos sewa mekanik.  Milik Vario 110 hanya separuhnya dan lebih murah dikerjakan sendiri. Asli, telah dicoba penulis artikel ini dan asyik-asyik aja tuh digeber setiap hari cari berita. Ditantang kebut-kebutan juga dilayani. Namanya juga reporter maniakmotor.com, geetu loh.

Tuh piston Vario lebih jenon dan punya Beat yang kiri melengkung ke bawah

Kemampuannya tidak kalah dengan yang pake piston monyong aftermarket tadi. Piston standar Vario lebih mancung 1 mm puncaknya (dome) dari Scoopy dan Beat. Milik Scoopy kan pesek. Otomatis pemanpatan ruang bakar akan naik, tapi bisa disiram dengan bensin premium. Tarikan jadi ngibriiit. Tapi tetap eling wospodo, jangan sampai malah ke rumah sakit.

Enaknya lagi dimensi kedua piston itu sama. Mulai diameternya yang  50 mm hingga ukuran pin piston. Kelebihan lain piston Vario memiliki ring  yang lebih tipis. Gesekannya terhadap dinding silinder lebih singkat.

Tetap ada perbedaan pada dinding luar piston. Milik Beat atau Scoopy ada jalur olinya. Sedangpunya Vario belum ada. Tinggal minta bantuan  tukang bubut membuat alur baru pada dindingnya. Ongkosnya tidak mahal kok, sekitar Rp 20 rebu an.

Rincian biayanya, harga piston Vario sekitar Rp 120 ribu,  ongkos untuk membuat jalur oli pada tukang bubut Rp 20 rebu. Ongkos bongkar pasang mekanik sekitar Rp 100 rebu an. Ditotal Cuma Rp 250 rebu. Ok kan cui..? ManiakMotor

 

BAGIKAN