nhk

Cara Pilih Kenalpot – Knalpot Racing Harian, Perhatikan Diameter Dalam Lehernya

 

ManiakMotor – Salah satu yang diperhitungkan pilih-pilih knalpot racing harian mesin 4-tak adalah diameter leher knalpot. Istilah tekniknya header. Dari leher ini salah satu penentu karakter mesin. Yang itu pernah ditulis, tapi yang ini ukuran diameter dalamnya yang kadang salah sasaran dan biking bikin bingung hitungan.

 {Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Pelaku korek-mengorek mesin 4 langkah harian sampai balap mencari leher knalpot dengan diameter sesuai peruntukannya. Jelas tidak lebih kecil seperti standar. Bila hanya korek harian cari yang diameternya sama dengan lingkar lubang buang. “Yang diukur itu jangan diameter luar lehernya, tapi yang diameter dalamnya,” kata Adi dari bengkel  Teluk Jambe Motor, Karawang, Jawa Barat yang bengkelnya menjual kenalpot racing harian.

Ketebalan pelat yang membuat ukuran antara diameter luar dan dalam berbeda. Apalagi pada knalpot bawaan atau standar motor tidak hanya satu lapisan pelat, tapi bisa dua sampai tiga lapisan pelat.

“Pabrikan banyak menghitung aspek mulai dari keamanan dan kenyamanan, dibuat tebal untuk melindungi bagian tersebut sekaligus meredam panas,” ujar M. Abidin, selaku General Manager Service & Motosport Yamaha Indonesia Motor manufacturing

Cek saja diameter leher kenalpot Yamaha Scorpio, selisih 15 mm antara diameter dalam dan luar. Jika sampeyan ingin mengganti leher dengan yang besar, jadi patokan tentu diameter dalam. Ukur saja diameter lubang buang dan perbandingkan dengan yang mau dibeli. Knalpot racing alias aftermarket memang tebal lingkar ujung lehernya tapi tidam timpang seperti standar.

“Tergantung tebal pelat dan kualitasnya yang bisa dideteksi dari harga dan tentu juga merek. Mutu bagus ya makin tipis. Untuk amannya ya ukurlah bagian dalamnya, maka akan didapat ukuran yang real. Lebih besar diameter dari  lubang buang pada silinder, tarikan awalnya lebih lambat. Tapi atasnya dapat. Kian kecil dari lubang buang akselerasi bagus, tapi top kurang,” tambah Adi.

Juga tergantung desain leher juga bro Adi. Bila bagian leher langsung tertekuk itu untuk akseslerasi, tapi kalau landai itu menengah ke atas. Tapi tetap waspada BBM mahal. Adit

BACA JUGA

Pilih-Pilih Kenalpot Racing Harian, Perhatikan Desain Dan Diameter Leher-nya!

Korek Kem Standar Semua Motor Harian

Satria FU Skir Klep, Nggak Ganti Shim

Celah Piston Terhadap Dinding Silinder Motor Korekan 4-Tak

Cara Rawat Rem Cakram, Cek Karet Braket Kaliper

BAGIKAN