nhk

Catatan MotoGP Sirkuit Teknikal, Termasuk Rossi Korbannya

ManiakMotor – Disiplin ilmu balap motor terpakai pada sirkuit teknikal (technical circuits). Anatomi tubuh pembalap aktif ikuti keseimbangan motor pada tikungan yang selalu berkaitan. Macam tarian bali, mata pun ikut menari. Keliru di salah satu R, akan berantai ke R-R berikutnya, khas sirkuit teknikal.

Kira-kira begitu bermain di Laguna Seca yang dipakai ronde 10 MotoGP, 29 Juli waktu Amrik atau 30 Juli 2012 subuh di Indonesia. Pula di sirkuit teknikal lain yang dipakai MotoGP 2012. 

Betul, semua sirkuit butuh skill. Tetapi yang teknikal harus lebih terampil lagi dan lihai lagi. Setiap inci jalurnya, kudu  pakai ilmu. Tetapi bukan ilmu kudu. Kudu aja mau nikung. “Tidak mungkin melayani Stoner di sirkuit ini. Telah berusaha menjauh darinya, risikonya hampir jatuh,” sportif Lorenzo yang membela Yamaha.   

Ada tiga karakter sirkuit yang umum menguras otak joki dan perancang motor. Full kecepatan, sedang (kadang diikuit kelincahan) dan benar-benar lincah. Laguna yang terakhir menguji agresif joki bersama motornya. Maka disebut sirkuit teknikal. “Technical Laguna tidak ada di benua mana pun. Sangat sulit!” seru Pedrosa sebelum lomba. Di jajaran papan atas joki MotoGP, postur Pedrosa yang kesulitan di sirkuit seperti ini.  Dia harus pakai tenaga membolak-balik motor, ketimbang lawannya yang punya tubuh lebih tinggi.

Honda RC213V sengaja didesain menaklukkan Yamaha di trek teknikal. Kekalahan Honda sebelum datangnya Shuhei Nakamoto ke HRC, kebanyakan di sirkuit model begitu. Terutama, ada Rossi di Yamaha ketika itu. “Rangka tidak akan lincah, bila tidak didukung mesin yang reaktif,” begitu kata Nakamoto saat bergabung pertama kali dengan HRC pada 2008.

Makin jadi didukung pemainan Casey Stoner yang ‘berangasan’. Pembalap Oztrali ini bisa kembali berkonsentrasi dan memanfaatkan jam terbang tinggi di Laguna. Pakai Ducati yang malas belok saja, dia pernah podium di sini. “Motor memang cepat, untuk menghemat ban tidak perlu buru-buru melawati Lorenzo,” kata Stoner yang telah tiga kali juara di Laguna.  

Puncak kesulitan Laguna di R8 dan 9. Di situ ada gambar tengkorak –  AWAS SERING TERJADI KECELAKAAN..! – begitu pesannya… hahaha…! Aneh model chicane ini.  Di kanal lain, chicane itu disebut corkscrew atau tikungan yang diakhiri model pembuka botol yang bergerigi.  Diawali tanjakan sedikit dan langsung menurun berhadapan dengan tikungan bersahutan.

Asli bukannya palsu, persentasi yang jatuh dalam seri MotoGP tahun ini, event Red Bull U.S. Grand  PRIX yang paling banyak. Ada 18 persen atau hanya 14 pembalap yang masuk finish, 7 lainnya termasuk Valentino Rossi korbannya di situ. Sejak awal motor Rossi yang understeer, bila  dipaksa hasilnya Rossi jumpalitan. Ingat Rossi dua kali jatuh di Laguna sejak babak latihan, baca MotoGP Amerika, Understeer The Doctor. 

Kebanyakan yang jatuh efek motor goyang khas sirkuit teknikal. Posisi motor belum sepenuhnya rebah, tapi segera diungkit kembali menuju tikungan berikutnya. Untuk melihat teknik penuh yang dipakai joki  bermain di sirkuit teknikal, ya duel Rossi dan Stoner 2008 di Laguna. Atau antara Lorenzo dan Rossi di sirkuit Catalunya 2009. Kemarin, itu tidak terjadi lantaran Lorenzo kalah motor. Termasuk salah pilih ban, ya, kalah motor juga. Don Miolo

BERITA TERKAIT:
Catatan MotoGP, Apa Itu Sirkuit Cepat, Mas?
Mati Kutu di Tikungan Corkscrew
Catatan MotoGP, Harga Diri Rossi Dicolek..!
Catatan MotoGP Catalunya. Nasib Ben Spies Di Ujung Tanduk
High Side, Misteri yang Belum Terpecahkan Hingga Kini
Masao Furusawa : Godfather-nya Yamaha YZR-M1
MotoGP Amerika, Understeer The Doctor
Sirkuit Laguna Seca, Tempat Duel Rossi Dan Stoner..!

 

BAGIKAN