nhk

Catatan Nick Harris MotoGP Malaysia 2018: Gegara Rossi, Tiga Sirkuit, Macam Mana Indonesia?

Rossi Dan Nick Harris

ManiakMotor – Omongan Nick Harris – mantan komentator legendaris MotoGP –  mengingatkan negara tetangga kita sudah 27 tahun menggelar Grand Prix (GP) yang sekarang disebut MotoGP. Bahkan sudah tiga kali ganti sirkuit. Juga makin ramai sampai jualan tiket dan promosi ke negara kita. Kan setiap promosi yang berhubungan dengan mortor embel-embel nonton gratis MotoGP Sepang.

Sepang milik Malaysia minggu ini atau 4 November 2018 akan mengadakan ronde ke-18 MotoGP, “Tanda-tandanya, tiket yang dicetak untuk 2018 ini sudah terjual habis. Memang asyik nonton dari tribun di trek lurus dua sisi Sepang sembari makan penganan yang dijual di stand makanan saat masuk ke Sepang,” papar Harris dalam tulisan mengenang GP Malaysia.

Harris jadi saksi saat dia pertama kali datang ke Sepang 1999. Justru saat itu dia jadi MC untuk Formula 1. Lalu dia datang lagi sebagai MC MotoGP. F1 di Sepang seperti kurang berkembang daru segi tontonan. Sebaliknya MotoGP justru sangat melambung di sirkuit tersebut.

Dan balap motor itu sebenarnya juga bagian dari hak Indonesia, hehe. Iya benaran, soal promosi barang-barang berhubungan dengan motor dan penontonnya banyak juga dari kita di Sepang. Sayang saja, Indonesia di Sentul hanya mengandakan pada 1996 dan 1997. Habis itu nggak bisa merawatnya. Kalimat ini bukan Harris yang bicara, tapi penulis.

“Tidak dapat dibayangkan fasilitas yang kontras antara Sepang dan ketika GP Malaysia pertama 27 tahun lalu di sirkuit Shah Alam. Shah Alam meletakkan dasar untuk kisah sukses GP Malaysia. GP ini sempat ke suikuit Johor pada 1998, baru ke Sepang setahun kemudian sampai sekarang,” kata Harris yang telah pensiun cuap-cuap tersebut.

Ada GP Malaysia, Sepang akan macet di mana-mana untuk keadaan sekarang. Setara pertandingan sepak bola yang besar-besaran dengan adrenalin kebisingan, kegembiraan, dan warna. Bahkan itu sudah dimulai sebelum GP Sepang. Satu-satunya persoalan sekarang, harus meninggalkan hotel jauh lebih awal daripada 27 tahun lalu. Ya macet.

Harris juga memuji Valentino Rossi yang telah mengangkat Sepang sehingga ramai seperti sekarang. “Bukan hanya Sepang, semua sirkuit yang ada sekarang ramai karena Valentino. Khususnya Sepang dan negara-negara sekitarnya, Valentino sangat populer. Dia mencuri perhatian,” tutup Harris.

Sampai ngiri pada Malaysia. MM