nhk

Celah Piston Terhadap Dinding Silinder Motor Korekan 4-Tak

ManiakMotor – Dari pabrikan celah antara piston pada dinding silinder atau liner dipatok rata-rata 0,02 – 0,03 mm atau 2/100 sampai 3/100. Celah ini dihitung tanpa adanya ring piston. Iyalah bro, nanti kan ring piston yang akan menampal celah ini. Ya, kalau nggak ada celah, piston nggak bakalan turun naik pada linernya. Nggak ada ring, kompresi bocor, hehe.

 {Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Dahulu kala, kala yang dulu lama sekali, material tiap pabrikan memakai alumunium cair yang dicetak (casting), maka celah pada silinder harus besar, mudah memuai. Beda dengan sekarang yang memauinya kecil, pakai material piston forged dari alumunium padat. “Forged lebih kuat. Dinding piston lebih tipis karena kepadatannya tadi, lebih singkat gesekkannya dan ringan,” kata Adlan Julizar alias Songa yang ngetop di dunia road race sampai grasstrack sebagai tunner mesin balap.

Celah pabrik tersebut diubah saat performa mesin lebih tinggi dari pabrik. Terutama sih di dunia korek mengorek dan termasuk korek harian, “Kualitas piston sekarang sudah oke, celahnya hanya bertambah seidikit dari standar,” jelas Tommy Huang, selaku peracik mesin tim Pertamina Enduro BRT Nissin yang turun di IndoPrix (IP), Indospeed Race Series (IRS) dan Asia Road Racing Championship (ARRC).

Hitungan nyatanya sangat mudah, jika ganti piston alias bore-up memakai piston 58 mm, artinya diameter silinder jadi  58,04 mm. “Itu angka amannya, bisa dibuat lebih longgar atau malah lebih rapat. Balik lagi pada kualitas piston dan peruntukkannya. Korek harian naik 0.01 mm sudah cukup dengan konsekuensinya running atau inreyen harus panjang. Untuk balap bisa lebih, karena masa inreyen pendek atau langsung gas,” kata Kentar Dima, juru korek tim drag bike Anker Sport Hariot Lupromas IRC GM.

Mudah kan. Adit

BACA JUGA

Cara Rawat Rem Cakram, Cek Karet Braket Kaliper

Karet Vakum Karbu Motor; Ampun… Jangan Kena Bensin Melulu, BBM Mahal, Bro..!

Balancing Pelek Digital, Ongkos Rp 30 Ribu, Presisi..!

Bersihkan Karburator, Harus Dirojok

Alat Deteksi Kerusakan Injeksi Motor Berbahasa Indonesia, BBM Naik…?

 

 

BAGIKAN