nhk

Cold Cranking Ampere (CCA) Yang Tinggi, Keunggulan Aki WR Super Battery

Aki Motor WR
Perhatikan angka CCA-nya

ManiakMotor – Cold Cranking Amps (CCA). Ini nilai ampere aki yang dikirim pertama kali menjalankan kelistrikan. Kalau di speed internet itu disebut PING. Nggak akan berguna speed  kbps tinggi, bila PING-nya loyo. Nggak cepat membuka artikel maniakmotor.com, hehe. Sama dengan aki, walau voltase dan amperenya sama, belum tentu nilai CCA-nya sama.

Cold atau dingin, bukan pengertian mesin motor saat dingin. Tetapi akinya yang dingin, misalnya tak digunakan berhari-hari. Kalau di motor, akan diiringi mesin yang dingin pula, karena motornya ikut nganggur, lengkap sudah akan sulit hidup. “Biasanya dalam keadaan dingin itu, aki yang CCA-nya rendah akan kesulitan melimpahkan ampere yang tinggi menggerakan starter mesin motor. Karena starter motor membutuhkan setrum besar pula,” sebut Firman dari WR Super Battery.

Beda kalau sudah berhasil menyala. Pengisian setrum lewat alternator motor akan mengirim setrum ke aki. Otomatis suhu aki meningkat dan setrum akan normal kembali. Sama dengan HP sampeyan saat dicharger, pasti panas kan. Kalau sudah begitu semua aki akan mampu karena sudah dibantu bersamaan oleh kiprok.

Dengan CCA yang tinggi, setiap kali alat kelistrikan membutuhkan ampere besar, ampere-nya selalu tersedia. CCA yang stabil dan melimpah ini akan terus melayani alat-alat kelistrikan tersebut. Macam di aki WR yang satu-satunya aki Indonesia memiliki CCA tertinggi. Lihat saja alat pengukur aki pada foto di atas, CCA 170 milik aki WR yang tipenya WR7S 12V6Ah.

WR7S tipe untuk mesin kapasitas 150 cc macam NMax, Vespa 150, CBR150 dan sebagainya. Aki lawan di pasaran CCA-nya hanya 120. “CCA ini juga dibutuhkan pada motor-motor sekarang yang punya fitur Idle Stop Start (ISS). Setiap saat starternya minta dikirimi pulsa, eh setrum,” tambah Firman.

Sekarang dalam hal motor balap di mana alat pengisiannya sudah dicopot. Apalagi sudah model total loss. Kebanyakan sih setrum nggak bisa mengangkat fitur-fitur tertentu lantaran CCA yang rendah. Maka dibelilah aki yang harganya Rp 9 jutaan bersama charger.

Tenang, sekarang sudah ada solusinya dengan adanya aki WR. Kemarin di seri pertama IRS Sentul 2017 sebagian besar motor balap 150 cc dan 250 cc, pakai aki WR loh. Tuh ECU aRacer nggak kehabisan setrum. Kerja ECU-nya stabil sampai finish. “Itu dia lantaran CCA pada WR yang mencukupi. Apalagi sekarang ada volatege regulator. Ini semacam penyelar setrum kalau di rumah. Setrum yang diminta alat kelistrikan saja yang keluar,” sebut Freddy Gautama dari Ultra Speed Racing distributor aRacer di Indonesia.

Eh kalau mau lebih jauh lagi soal aki ini silakan ke TJM Racing, JL. Arteri Panjang, Kedoya Selatan, Blok I9, No.9, RT.5/11, Kedoya, Jakbar. Atau HP 085946463366 dengan Firman. Bisa juga dicari di speed shop terkemuka di Indonesia yang mau jadi distributor juga dilayani. MM

BACA JUGA

WR Super Battery, Asli Aki Motor Kering, Bukan Dikeringkan, Balap Mantap, Apalagi Harian

BAGIKAN