nhk

Disarankan Tes Pramusim MotoGP Nggak Usah Lagi Di Sepang

ManiakMotor – Bertepatan testing pramusim awal tahun, di Eropa memang lagi musim dingin maka digeser ke negara tropis. Tes yang berlangsung di Sepang dari 28 – 30 Januari 2018 mewakilinya. Sepang juga jadi presentasi seluruh sirkuit untuk testing. Di sirkuit ini ada dua lintasan lurus, tikungan high speed, medium bahkan tikungan lambat.

Di Eropa musim dingin di negara tropis pasti musim hujan. Namun aspal Sepang dan cuaca di sekitaranya dianggap bisa mengatasinya. “Dulu memang begitu. Tapi sekarang harus dipikir ulang Sepang sebagai ajang testing pra musim,” sebut Casey Stoner yang sebelum test resmi jadi tester Ducati di Sepang lewat tes privat tiga hari.

Menurut Stoner, dulu bila hujan aspal Sepang hanya menunggu 20 menit sudah langsung kering. Tapi sekarang katanya menunggu lama. Stoner nggak cerita yang harus dilakukan panitia untuk mengatasi keadaan tersebut. Dia hanya minta dipikir ulang untuk segera mengganti Sepang jadi ajang tes resmi musim dingin.

“Saat kami test privat beberapa hari lalu, waktu terbuang percuma karena hanya menunggu sirkuit mengering. Untuk kering, Sepang saat ini butuh waktu yang lama. Tidak seperti dulu sangat cepat keringnya,” kata Stoner yang tidak menyarankan mungkin drainase Sepang kudu diperbaiki dan semacamnya.

Sepang sebenarnya pada Juli 2016 telah memodifikasi saluran air dan sebagainya. Agar air hujan segera mengalir ketika membasahi lintasan. Tapi itu belum bisa mengatasi. “Dengan kondisi seperti itu, tidak masuk akal tetap mengadakan testing pramusim di Sepang,” saran Stoner.

Seperti diketahui selain hujan saat tes privat pada 24 – 26 Januari 2018 di Sepang, test resmi dua hari ini juga diguyur hujan. Lantas pembalap memang menunggu lama di paddock. MM

BACA JUGA

Hasil Test MotoGP Sepang, Malaysia 28 – 30 Januari 2018

BAGIKAN