nhk

Drag Bike 2014 Boyolali (Jelang); Saling Tantang Ninja Tune-Up 155 cc, Target 7,1 Detik..!

 

ManiakMotor – Sport 2-Tak Tune-Up 155 cc memang diisi Kawasaki Ninja 150. Mereka menjanjikan cetak best time di Arianti Dewi SH, MH Dragbike 201 Meter (Seri 2), 19 Januari, Minggu ini di Bandara Adi Sumarmo, Boyolali, Jateng. Jika lebih dari satu tim dan joki bilang cetak waktu cepat, itu sama saja saling tantang, hehe.

Dwi Batank dengan Ninja Tune-Up terbarunya sudah tembus 7,1 detik, ”Hasil setting sore ini begitu bro, memang masih pakai stop watch, bisa saja salah. Mudah-mudahan bisa konsisten di 7,1 detik,” bilang Batank yang masih penasaran dengan performa Ninja milik tim Majestic Palembang itu. Dii final TDR Senayan baru lalu, Batank dilarang start lantaran terlambat masuk waiting zone.

Belum lagi siapnya Ninja milik  OTD Jogja, OP27, Ninja Bima Jogja dan  Ninja ‘Solowesi’. Ninja Solowesi ini minggu lalu best time di Senayan dan memastikan hadir. Wah panas juga ya, walau cuaca dingin terus lantaran hujan tak henti-henti merata di seluruh Indonesia. Bahkan banjir besar di Manado, Sulut. Bagi warga di sana semoga ngoni bae-bae waaa.. tabah dan semoga keadaan cepat pulih.  

Ninja OTD akan dikebut VP Mboted dan Fandi Pendol. Keduanya punya kans dari hasil  beberapa event seputaran Jateng dan Jogja, Ninja korekan Nugroho alias Potter konsisten di tangga juara. ”Spek masih sama, hanya repair biasa. Semoga kondisinya kembali pada performa sebenarnya,” kata Potter  sambil sebut bahwa seri 1 lalu Ninja ini yang tercepat dengan 7,340 detik.

Mendengar kabar itu, Bowo Samsonet dan AB Bendol dengan bendera TRD TDC Mc Racing tak tinggal diam. Bagi keduanya Ninja korekan mereka tinggal menunggu waktu memberi bukti. Kendati bukti itu baru sekadar janji. Macam partai menghadapi pemilu yang janji-janji melulu, hehe. Intinya menurut Bowo, di  Senayan kemarin hanya keberuntungan saja lantaran lintasan licin. Itu sama dengan kinerja Ninja dengan CDI RC (pengapan AC) itu sudah naik tajam. Maka, silakan buktikan.

Beda lagi dengan Kusmiyanto alias C-Plex juru korek Ninja milik tim Bombana Pardeke 111 CRJ juga tak kalah ‘heboh’. Baginya, saatnya membuktikan bahwa Senayan lalu bukan ‘ketiban duren’, “Kunciannya pada CDI custom yang mampu menaikkin limit rpm, skemanya nanti dikupas setelah podium satu,” tutupnya.

Itu kalau ke-1 loh. Sebab banyak yang berharap posisi itu, ya sama dengan saling tantang kan. Ardel

BACA JUGA

Drag Bike 2014; Pemisahan Joki Seeded dan Pemula, Pasti..!

Drag Bike 2014; Sebenarnya Ini Tercepat Di Senayan, Ninja 150..!

Drag Bike 2014; Counter Down ‘Pembunuh’ Dwi Batank, Pelajaran dari Senayan!

 

   

BAGIKAN