nhk

Drag Bike 2014; Idola Baru Bebek 2-Tak 125 cc TU, Dash Vs 125Z, Satria Intip-Intip!

 

 

ManiakMotor – Kabar Yamaha 125Z yang 125 cc 2-tak karya mekanik Sumatera yang hadir di tanah Jawa sampai ke portal ini. Doi adalah Yudi Belando, kliker berbendera Majestic Speed Shoop asal Palembang, Sumsela. Langkahnya seperti melawan arus. ”Kan biasanya karya mekanik Jawa yang ‘menjajah’ Sumatera, tapi kali ini kita yang coba ekspansi. Hehehe,” kekeh Ferry Majestic, owner tim yang mendorong riset 125Z tadi.

Modal nekat? Dibilang geeetu juga nggak papa, toh balap memang harus ‘nekat’ bila mau maju. Diceritakan, 125Z yang dijoki Dwi Batank (Semarang) itu sudah dapat time 7,5 detik ketika event di Palembang dengan sensor lampu Jatim. Itu yang jadi modal berani ke Jawa. Lebih lengkap perjuangan karya Belando yang bukan turunan dari Ardjen Robben dari Belanda itu, bisa disaksikan di Ramdhan VSC Nite Race, Minggu ini di Pantai Depok, Jogja.

Cerita 125Z, pasti mengacu kelas Bebek 125 cc 2-tak Tune-up. Di era masih digunakan di road race edisi 1998 sampai 2000-an awal, Yamaha 125Z satu kelas dengan Honda Nobva Dash dan RG-Sports. Kolo RG Sports di Indonesia berubah jadi Suzuki Satria. Nah mereka ketemu lagi di drag bike Indonesia. Makanya kelas ini jadi idola baru di event drag bikeTDR, TPM dan AHRS.

Pemicunya, apalagi persaingan antartim. Itu sih, ‘rumus baku’ di balap karapan. Bila ada tim yang berhasil riset maka akan segera diikuti tim lain, apalagi bila tim itu punya rivalitas. Latah karena sudah ada referensi, ketimbang meriset sendiri yang bikin botak. Diawali munculnya Satria 2-tak yang mendominasi kelas ini yang sebelumnya sempat sepi, lantaran dominasi  Nova Dash yang sulit dilawan ‘si Satria’ tadi.

“Kemudian muncul 125Z. Seiring waktu setting 125Z mulai ketemu. Kliker lain pun mulai melirik spek 125Z, karena populasinya masih bisa dibeli. Apalagi Dash lebih susah dalam maintenence,” komentar Yudha Sanjaya, salah satu mekanik yang punya karya 125Z  itu.

Mc Racing (Jakarta) yang dikenal selama ini mengelus Nova Dash dengan joki Bowo Samsonet, M. Saiman dan Achonk Samsonet. Beberapa tim seperti OP27 (Jogja), MBKW2 (Jogja) dan Ting-Ting Speed Shoop sebagai wakil tim yang kerap podium di kelas ini lebih pilih 125Z. Catatan waktu mereka pun mulai konstan di 7,3-7,4 detik.  “Ini lagi proses bikin 125Z, mulai ramai dan sengit nih,” seru AB Bendol, kliker langganan portal ini.

So, mana yang lebih mendominasi Dash Vs 125Z??? Sedang 125Z miilik Palembang tadi, kudu mengejar 0.1 detik lagi. Ardel

BACA JUGA         

Drag Bike 2014; Puasa Fokus Riset GazGaz Dan KTM FFA, Target Di Bawah 6.6 Detik, Waw..!

Drag Bike 2014; Rio Teguh ‘Selingkuh’, Sabrina Sameh Berpaling!

Drag Bike 2014; Marhaban Dengan Ramadhan ‘Cup’, Resmi Ada, Liar Ngabuburit???

Drag Bike 2014; Bebek 200 Susah Konsisten 7,2-7,3 Detik. Tanya Kenapa?

Drag Bike 2014 Semarang, Klep Titanium Vs Klep Sonic, Bebek 130!!

BAGIKAN