nhk

Drag Bike 2014; Riset Klep Titanium, Kejar Catatan Waktu

 

 

ManiakMotor – Dari pantauan, minggu ini  balap lurus aja di beberapa wilayah off, kecuali Jatim. Meski begitu, bukan berarti tak ada yang bisa dikabarkan lho.  Riset terbaru juru korek alias mekanik di beberapa tim misalnya, giat menggali potensi agar aduannya kian banter. Kolo bisa pecah telur rekor-rekor yang ada sekarang.

”Lagi riset Bebek 130 cc 4-tak dan matik 200. Diameter klep diperbesar. Bebek 130 terakhir pakai klep (in) 29 mm, coba jadi 30 mm. Matik 200 sebelunya klep 33 mm, sekarang riset 34 mm,” buka M. Arief Sigit Wibowo alias Pele dari markasnya di Boyolali, Jateng.

Perubahan diameter klep ini berpengaruh pada pemampatan ruang bakar. Menurut Pele, logika tindakan di lapangan menaikkan kompresi. Lalu mengentengkan magnet, agar tekanan terhadap mesin tidak terlalu tinggi. Selanjutnya katanya, hanya menset-up pengapian.

Tidak main-main dan memang serius, karena Pele akan menggapai kecepatan yang ‘bukan main’. Kendati yang dimain-mainkan adalah klep titanium aftermerket. “Semoga berhasil dan klepnya tahan terhadap rpm dan panas,” jelas Pele sembari minta didoakan lokasinya agar aman dari banjir. Ia juga telah mendoakan yang tertimpa musibah banjir. Kalau doa, itu nggak main-main.

Bebek 130 cc 4-tak memang lagi naik daun. Bahkan Haris Shakti Wibowo alias Mlethis juga sudah memasukkan teknologi setting komputer di kelas ini. Maklumlah, ia juga mekanik yang ngetop di IndoPrix yang dibayar Yamaha Trijaya. Ini tim dihuni pembalap Sudarmono from Jogja. Sedang 130 cc nyaris sama dengan otak-atik ala road race.

Bedanya, Mlentis lebih berani ‘mencekek’ mesin, lantaran di drag bike soal daya tahan nomor kesekian. “Saya lagi coba klep titanium juga agar mesin bisa ditingkatkan dibanding road race. Saya menggunakan klep special engine Honda CRF yang dibikin jadi 29 mm diameternya,” sebut Mlethis yang juga lagi riset kruk-as terbaru di Jupie 200 miliknya. Katanya, itu kruk as standart tapi yang versi Jepang dengan kode 5HV. Wah, jangan-jangan kruk-as dari Jupiiter Z1 yang dirancang dari sana untuk IP, bocor ya…

Cerita klep dari material titanium tadi juga dikbarkan digarap Popo dari Wahana Baru Motor (Bandung), “Lagi riset untuk matik. Minggu depan sudah mulai setting, saat ini mesinnya baru saja jadi,” sambung Popo sembari bercerita soal kelebihan titanium yang ringan dan nantinya tak akan membebani per klep.

Ya iyalah, kelebihan titanium kan dengan bentuk kecil, namun kekuatannya lebih-lebih dari baja. Karena kuat, tiang atau as klep bisa dibikin lebih kecil alias kurus. Sedang daun payungnya dibikin lebih tipis. Bila kurus dan tipis, akan menambah debit bahan bakar pada jalur porting masuk dan buang. 

Gas pol, jangan rem blong! Ardel

BACA JUGA

Drag Bike 2014: Nama-Nama Joki Seeded, Cebonk Masuk Pemula

Drag Bike 2014; Bursa Pembalap, Chodox Tertinggi 125 Juta, Yang Lain..?

Drag Bike 2014; Kuncinya Tegas Soal Baju Balap, Nyawa Tak Dijual Di Toko Jersey

Drag Bike 2014 Boyolali; Lintasan Basah Ninja Tune-Up Hendra 7.496 Detik, Pakai Knalpot KDX

 

BAGIKAN