nhk

Drag Bike 2014 Wonosari; Suzuki FU Solo Tantang Honda Sonic 200 Thailand Yang 7.3 Detik

 

ManiakMotor – Dwi Batank mengaku belum pernah main di lintasan Depan Mapolres Wonosari, Gunung Kidul, Jogja. Seri perdana lalu di Mungkid, Magelang doi penguasa Bebek 4T TU 200 cc atau disingkat Bebek 200 di AHRS Indonesia Drag Championship 2014. Minggu ini 8 Juni 2014 di event berlogo sama di Wonosari itu, Batank akan hadir.

Batank  penasaran lantaran Minggu lalu, absen di TDR Drag Bike Tegal dan pilih ngegas di Sentul.  “Bukan lantaran sensor lampu dikunci 1 titik, tapi memang nggak sempat  ke Tegal. Itu lantaran Minggu sebelumnya kita balap di Bangka Belitung,” ungkap Ferry Majestic, bos Majestic Speed Shoop tim tempat Batank bernaung. 

Disebut penasaran karena memang FU Solo pegangan Batank korekan Wawan Kristiarto (Solo) belum merasakan ‘pukulan’ Honda Sonic 200 dari Thailand. Motor  milik tim JFK Vincent’s VND itu pakai sensor terkunci satu titik, bisa berlari 7.3 detik sekian-sekian. Diprediksi bila menggunakan lampu start biasa, bisa 7.1 detik tuh, hehe. Kompor…!

Kabar heboh itu langsung diketahui Batank dari portal ini. Ia pun ingin merasakan rasanya diasapi, husss. “Asli saya ingin tahu sampai di mana tuh Sonic di lintasan yang berbeda,” kata Batank dengan mimik ingin segera berhadapan dengan Sonic. Katanya, FU Solo-nya sudah siap dengan spek yang berbeda, kompresi sudah lebih tinggi.

Bukan hanya Batank yang panas, ada yang lain. “Seru tuh, kolo  Sonic datang. Jadi bisa tanding ulang, kita bawa dua FU andalan nih,” sahut Raditya Rangga, bos tim OEI JFK AHRS K-IJO GM VND (Nganjuk) yang panas sekali. Pun begitu dengan Raider 200 korekan tim Mlethis Bersama Kawan-Kawan (MBKW2) Jogja.  Tegal lalu, Raider yang diyakini bisa memuncaki bebek ‘FFA’ ini hanya berada di posisi ketiga dengan 7.462 detik.    

Pokoknya FU karya lokal ini memang bulan-bulanan dari karya Mr. Manoch asal Thailand itu.  Walaupun sebenarnya bukan kali pertama Sonic 200 karya Thailand hadir di balap tanah air. Tapi Sonic 200 kelir merah ini beda, “Spek standar  sih 58 mmx 47, 2mm, lebih detail belum bisa cerita. Pastinya, karbu TMR 34,” jelas Vincent saat jumpa di TDR Tegal lalu.

Seperti yang dirasakan Fandi Pendol, joki yang membawa Sonic 200 ini podium. Katanya power bawah motor sangat mudah diatur dengan sistem start terkunci 1 titik. “Lebih mudah lagi, bila start biasa,” yakin Pendol. Tapi sayang hingga berita ini diketik, Sonic 200 belum mengkonfirmasi ikut atau tidak. Wah, harus datang tuh, banyak penantang. Oke lah, pendaftaran masih terus dibuka silakan hubungi 08562893336. Ardel

BACA JUGA

Drag Bike 2014 Jelang Wonosari; Poin Tim, Kolor Ijo Vs Pells

Drag Bike 2014 Jelang Wonosari; Ninja Rangka Standart, Cebonk Ditatang Hendra!

Drag Bike 2014 Tegal; Honda Sonic 200 Cc 7.372 Detik, Kalahkan FU Karya Lokal!

 

BAGIKAN