nhk

Drag Bike 2015 AHRS Karanganyar: Bebek 200, Wawan vs Conk’s 2-3, 7.427 Detik!

ManiakMotor – Adu gengsi Wawan Kristarto (Abakura Ditra Jaya) dan Fauzan Conk’s (Conk’s Speed) terulang kembali di bebek 200. Minggu sebelumnya di kejurnas drag bike Kajen, Pekalongan, Jateng Wawan unggul. Kali ini di seri 2 AHRS Indonesia Drag Championship (AIDC) kembali milik Wawan.

 

FU Solo yang dikorek Wawan dan dipacu Dwi Batank (Semarang) tercepat di lintasan alun-alun Karanganyar, Jateng dengan waktu  7.427 detik. Luluk Ucil (Jogja) memacu motor yang sama ada di posisi ke-5 pada 7.641 detik. Meski bukan yang tercepat, Conks tetap bisa mempertahankan nama besar doi dengan menempatkan tiga joki di podium 2, 3 dan 4. Skor jadi 2-3 alias dominasi Conks belum bisa digeser. Ya, kan Conks bawa 2 tim SJP 33 dan Lembu Speed Sorong, sementara Wawan hanya 1 tim.

“Seperti di cerita sebelumnya, kali ini ada revisi pada rangka. Dibenahi supaya nyaman pas start dan nggak melintir. Utamanya pada sudut sok belakang, dari awalnya 50° jadi 65°,” rinci Wawan yang protes keras lantaran jawara kelas bebek 200 tak  muncul di kanal RESULT portal ini. Waduh, kenapa tuh?  Pastinya, perubahan tadi memang signifikan terhadap handling joki. Itu yang diungkapkan oleh Dwi Batank. Joki yang awalnya mengangkat nama FU Solo-julukan FU korekan Wawan-sempat ‘pisah’ dan kembali lagi dengan FU Solo. Artinya, selain power yang mumpuni, faktor Batank yang paham betul karakter FU Solo tak bisa dianggap sepele.

Di saat yang sama, Conks lebih enjoy berkomentar soal trouble motor daripada hasil kali ini. Bahwa kali ini FU korekannya memang lagi ada masalah transmisi. Faktanya, itu yang dirasakan salah satu jokinya, Arif Tijil (Kediri). Last minute, FU kelir ijo itu harus dibongkar lantaran bermasalah dengan sistem kopling. Beruntung ‘toleransi’ yang diberikan pimpinan lomba bisa dioptimalkan,Tijil masih bisa start dan podium kedua dengan catatan waktu 7.487 detik.

Kondisi serupa dialami Suzuki Raider milik MBKW2. Sayangnya, toleransi waktu yang diberikan tak cukup.

”Babak final, masing-masing kelas diberikan waktu 10 menit (16 starter). Khusus bebek 200 memang ada toleransi, lantaran ada dua peserta yang bermasalah dengan engine. Sayangnya hanya 1 peserta yang bisa start,” kata Lilik Kusnandar selaku pimpinan lomba.

Barangkali itulah yang dimaksud racing itu ‘kejam’ versi Ajay, mekanik pendamping MBKW 2 di tulisan sebelumnya. Oke, kalah hari ini besok balas sampai titik oli penghabisan. Bagaimana pertarungan di kelas lain? Sabar ya..Ardel

Baca Juga

Drag Bike 2015 AHRS Karanganyar: Matik 200, Ha feat HK Mc Racing Vs Ting-Ting Speed Shoop

Drag Bike 2015 AHRS Karanganyar: Bebek 130, Revisi Rasio, Cebonk Juaranya

Drag Bike 2015 Malang Jatim: 8,3 Detik, Jupi Conk vs Supra Sfl di Bebek 4 tak 130

Drag Bike 2015 Jelang Karanganyar; Bebek 130, Cebonk Vs Chaka, IRC Speed King!

BAGIKAN