nhk

Drag Bike 2015 AHRS Karanganyar: Matik 200, Ha feat HK Mc Racing Vs Ting-Ting Speed Shoop

ManiakMotor-Sedari awal Budi Santoso alias Bogel, kliker HA feat HK Mc Racing (Tegal) memastikan hadir di seri 2 AHRS Indonesia Drag Championship (AIDC). Baginya, itulah salah satu event barometer korekan balap karapan saat ini.

Makanya, doi tak ingin kosentrasi terbagi jelang event yang dihajat oleh Erdeve Racing Organizer Indonesia  itu. “Sempat tergoda ingin ikut gas di Sumedang pada minggu yang sama. Bukan apa-apa,  hadiah menjanjikan satu unit motor per seri. Tapi, pengalaman membuktikan kosentrasi terbelah hasil tak optimal,” kata Bogel saat portal ini bertandang ke markasnya.

Bertarung di lintasan alun-alun Karanganyar, Jateng  pada Minggu (17/5) bukan tanpa modal. ”Portal situ juga tahu, bagaimana prestasi kami saat ini. Bisa bersaing dengan pemain atas, itulah spirit kami. Kemarin spek masih sama, hanya repair aja,” yakin Bogel yang makin optimis lantaran joki sekaliber Eko Chodox  Sulistyo bersedia memacu Mio dengan best time 7,6 detik itu. Alhasil, dua podium teratas memang disikat Mio 200 yang ganti rangka kali ini. Kiki Codet (Demak) dan Eko Chodox  Sulistyo (Semarang) sukses membuktikan bahwa Mio 200 wong Tegal ini tak sekedar cari sensasi tapi mampu berprestasi.

Pun begitu, kemenangan kali ini serasa sayur tanpa garam, itu lantaran pesaing yang diincar seperti matik 200 VRG dan Pells absen.  Tapi sebenarnya, meski dikuti 13 starter juga ada matik 200 MBKW 2 karya Haris Shakti Wibowo alias Mlethiz,”Jangan salah, meski Pele tak ikut. Tapi karyanya menyebar tuh, salah satunya di tim Ting-Ting Speed Shopp,”bisik salah satu ‘pemantau’ yang enggan disebut namanya. Coba dikonfirmasi dengan M. Arief Sigit Wibowo alias Pele, info itu memang dibenarkan. Wajar bila podium tiga dan empat diambil matik 200 Ting-Ting Speed Shoop dengan joki Dwi Batank dan Mahmud Arjuna. Itu sama artinya, kelas ini jadi duel Bogel Vs Pele, dua mekanik yang memang punya nama di kelas matik 200. Brosist juga tahu, sebelum melejit dengan bebek 200, Pele lebih kondang main matik 200.

Lantas bagaimana dengan matik 200 Mlethiz?

”Ada masalah dengan mesin. Catatan waktunya cuma 8,0 detik, padahal best time di 7,7 detik. Kemarin memang sempat ganti kruk as dan setang piston titanium untuk putaran atas yang oke,” kesal Ajay mekanik pendamping Mlethiz.  Ya, racing memang kejam! Cerita kejam terjadi pula di bebek 200, tunggu tulisan berikutnya! Ardel

Baca Juga

Drag Bike 2015 AHRS Karanganyar: Bebek 130, Revisi Rasio, Cebonk Juaranya

Drag Bike 2015 Malang Jatim: 8,3 Detik, Jupi Conk vs Supra Sfl di Bebek 4 tak 130

Drag Bike 2015 Jelang Karanganyar; Bebek 130, Cebonk Vs Chaka, IRC Speed King!

Drag Bike 2015 Jelang Malang: Tuyul vs Jhon Pk di Bebek 200

BAGIKAN