nhk

Drag Bike 2015; Daffi Mini, Bobbot Hanya 35 Dari Liaran, Ancaman Serius Di Resmi!

 

ManiakMotor – Bobot joki 35 Kg di drag bike termasuk sangat ideal. Di Jakarta sih, anak-anak yang subur masih kelas 4 sd, beratnya sudah segitu. Tapi anak ini sudah kelas 1 SMA. Itu modal awal yang menguntungkan, tentu harus didukung skill ngebut. 

Dengan bobot ringan, motor juag jadi enteng, bebannya kecil, apalagi di event yang nggak ditimbang, kian diuntungkan. Juga mudah mengiris angin. Begitu yang terpikirkan saat mengamati gebrakan M. Chadafi alias Daffi Mini dari Tulungagung, Jawa Timur di event trek lurus resmi.

Itu joki pemula yang harus diperhitungkan oleh senior  macam Alvan Cebonk, Eko Chodox, Dwi Batank dan sebagainya. Bukan omong kosong alias tanpa bukti. Hasil AHRS Drag Bike Bali (8/7) lalu misalnya, final Bebek 200 jadi miliknya bersama FU CMT. Coba aja cek lagi di: http://www.maniakmotor.com/index.php/dragbike/9359-dragbike-2015-ahrs-bali-dafi-melesat-7-2-detik-dengan-fu-cmt-knalpot-r9. 

Tak hanya sekali, final Bebek 130 saat kejurnas Bali (29/6) juga disikat joki kelahiran 1 Juli 1999 itu. Silahkan baca lagi: http://www.maniakmotor.com/index.php/dragbike/9305-dragbike-2015-kejurnas-bali-jupie-v-reinz-obrak-abrik-bebek-130-cc-4t-tu-8-2-detik.  Singkat kata, Daffi adalah new comer yang jadi ancaman serius!

Prestasi membanggakan tadi jadi jawaban atas support  kedua orang tua. “Awalnya, orang tua melarang keras. Karena memang sebelumnya aku sering ikut liaran, ortu khawatir. Lantas dikasih pilihan, boleh ikut balap asal resmi,” bilang siswa SMA 1 Ngunut, Tulungagung, Jatim.

Event Kediri (2014) jadi awal kiprahnya di balap resmi,”Untuk podium pertamanya di Tulungagung, FU standart open posisi ke-5 dan matic 130 juga ke-5. Dari situ aku terus berlatih bersama Dadang Japronk (Kediri), dia memang mentorku,”ungkap anak ke-2 dari pasangan Wasil Damiri dan Endang Qomayati.

Dengan bertambahnya skill, podium pertamanya pun bisa diraih. “Pas main di Blitar (Kejurda seri 1), di kelas pemula dengan best time 8,6 detik. Setelah itu di event Nganjuk pada kelas FU standart 8,4 detik,”sebut Daffi  yang mengingatkan diawal kemunculan Hendra Kecil (Magelang). 

Oke bro, ditunggu pembuktian selanjutnya! Eh, buat para pemilik tim atau brosist yang ingin mengenal lebih lanjut kontak di PIN  541BA341. Ardel

BACA JUGA

Drag Bike 2015 Jelang AHRS Cibinong: Ninja Frame Standar Cari Peluang, Karya Potter

Drag Bike 2015 Jogja (Kejurnas): Bebek 200 cc, 1-3 Disikat CMT, 7.495 Detik Dari Burn Out!

Drag Bike 2015 Jogja (Kejurnas): Pendatang Baru Bebek 130 Juara Lewat Hendra Kecil 8.407 Detik

Drag Bike-MotoPrix-Motocross-2015; 3 In 1, 70 Tahun Indonesia Merdeka, Balapmotor Bangkit!

Drag Bike 2015 Jogja (Kejurnas): Matik 200 Milik Mio R9 VRG, New Spek!

BAGIKAN