nhk

Drag Bike 2015 Jelang AHRS Pati: Bebek 130 4T TU, Chebonk/Hendra Duet Maut Dengan Ban IRC Speed King

 

ManiakMotor – Boleh cerita pengembangan motor sampai sekencangnya. Macam jelang final AHRS Drag Bike yang akan berlangsung 5-6 Desember 2015 di di Pati, Jawa Tengah, semua peserta telah siap dengan mesin kuencang. Termasuk MBKW2 sudah merepair Jupie 130-nya agar kembali pada top performa. Katanya kemampuannya bertambah dengan utak-atik jarum skep karbu UMA 30.

Duet maut Alvan Cebonk dan Hendra Kecil yakin mereka akan bikin kejuatan pada kelas pavorit tersebut. Kedua joki papan atas trek lurus itu mengaku sudah terbiasa dengan tipikal Jupie 130 korekan Mlethiz tersebut. “Powernya enak dari bawah. Halus tapi kuat. Saya yakin itu juga pengaruh ban IRC Speed King yang bisa menyalurkan tenaganya,” kata keduanya.

Maksudnya itu, ya peran ban. Silakan mekanik mengorek sebisanya, tapi kalau karet kompon tak ada grip, target tidak akan terpenuhi, pak. Kebetulan di AHRS Drag Bike bukan penganut ban tunggal, semua merek ban bisa digunakan. Padahal, AHRS disponsori IRC. Namun mutu yang bicara alias IRC yang tetap dipilih.

Menurut Dodyanto dari PT Gajah Tunggal yang bertugas mengembangkan IRC Speed King, bannya lebih  hebat dari IRC Eat My Dast (IEMD). “Sebab IRC Speed King selalu segar komponnya dari pabrik. Sampai pada konsumen kualitas karetnya tak berubah dalam perjalanan. Di pabrik disimpan pada ruangan yang suhunya dijaga untuk tidak mengubah kualitas kompon. Demikian juga sampai di toko-toko. Lagian di toko  persinggahannya singkat. Kan laku,” kata Dodiyanto.

Itu dibanding IEMD yang dari Thailand yang perjalanannya panjang. Belum lagi sampai ke distributor  Indonesia yang sifatnya umum alias perorangan. Hehe, karetnya getas duluan. Asal tahu saja, IRC Speed King dan Eat my Dust itu, model, bahan dan kualitasnya sama. Itu ban yang sama, berhubung sudah diproduksi IRC Indonesia, jadi punya kelebihan yang disebut tadi. Ada lagi, lebih murah dan harga stabil.

Ajay asisten mekanik MBKW2 tidak meragukan hal itu. Dia percaya, riset mereka selalu ada hasilnya karena grip ban yang konsisten. “Ini di Pati target 8 detik bersih. Mesin kuat harus didukung ban yang sanggup,” kata Ajay.

Begitu. Rzk 

BACA JUGA

Drag Bike 2015 Jelang Final AHRS Pati; Matik 200 From Kawahara Racing

Drag Bike 2015 Jelang AHRS Pati: FU Pells Kawahara Target 7,2 Detik Dengan Eko Kodok

Drag Bike 2015 Final AHRS Pati (Jelang) Ninja Standart Taken 7,3 Detik, Dikalahkan Reaction Time

Drag Bike 2015: Cobalah Knalpot Buatan Eko Chodox, Mereknya EC 157 Racing Mufler!

Drag Bike 2015 Magelang Jelang AHRS Pati; Ancaman Ninja TU Exsos 26 mm SC Ole, Joki Chodox! 

BAGIKAN