nhk

Drag Bike 2015 (Jelang Karanganyar): Ninja TU Chodox Diunggulkan, Awas JS-Sliding!

ManiakMotor – Eko Chodox Sulistyo dengan Ninja TU korekan M. Yusron (Simple Concept Kopi Ole DRC) mulai di atas angin.  Ia ungguli rival-rival terberat di salah satu kelas favorit itu. Terkini, Chodox tercepat di sport 2T 155 cc TU dengan catatan waktu 7.249 detik  di Sumedang, Jabar, Kamis (14/5).

Berbekal ‘aura’  positif itu, tim milik Samuel ‘Noel’ Adi Kusumo ini siap tarung kembali di AHRS Indonesia Drag Championship 2015 (AIDC). “Riset adalah proses. Seri 1 lalu, Ninja TU kita memang belum bisa bicara lebih. Toh, semua crew tetap enjoy saat itu, bahkan punya motivasi lebih,” bilang Noel, pengusaha muda yang memang energik.

Pun begitu, Noel tak menampik bila AIDC seri 2 yang berlangsung di sirkuit alun-alun Karanganyar, Jateng, Minggu (17/5) lebih berat dibanding Sumedang. Tahu sendiri, kawasan Jateng-Jogja bisa disebut barometer korekan untuk Ninja TU. Faktanya, kliker-kliker papan atas Ninja TU seperti AB Bendol (ABRT), Yuda Sanjaya (K-Ijo TYB), Potter (OTD), Andoex (OP 27) dari wilayah Jateng-Jogja. Karya mereka mengusai Ninja TU dan FFA seri 1 Maret lalu.

Beberapa di antaranya sudah memastikan akan hadir seperti AB Bendol. ”Hasil positif Caruban dan Pati lalu semoga diulang lagi. Semua unit Ninja TU sudah di-repair, pertarungan bakal lebih ketat, ”kata Bendol yang andalkan Dwi Batank (Semarang). Batank sendiri  bilang start yang mulus tanpa jump start dan sliding jadi penentu dengan power motor yang merata. Disebut merata lantaran pesaing-pesaing yang disebut tadi sudah bisa tembus dan konsisten 7,0-7,1 detik. Bahkan, Ninja TU K-Ijo TYB dan OP 27 pernah cetak 6,9 detik .

Menyoal itu, masing-masing joki punya strategi. Ya, kosentrasi adalah kata kunci plus feeling yang tepat antara mata ke lampu, tangan ke kopling-gas, kaai ke persnelling.  Ambil contoh Taufik Omponk, joki sekaligus pemilik tim OP 27 (Jogja), itu kerap ambil start di last minute. Berbeda dengan Chodox, joki kawakan itu mengaku lebih kosentarsi bila ambil start di bagian awal. Katanya sih,agar  tak terganggu dengan hasil lawan.

So, jadi milik siapa Ninja TU kali ini? “Tak mudah diprediksi, lantaran akan memainkan dua babak final dan penyisihan. Penyisihan akan main aman terlebih dahulu, apa pun kelas ini memang jadi magnet penonton yang hadir,” tutup Yudha Prasetya, komandan Erdeve Racing Organizer Indonesia (EROI) promotor gelaran ini. Oke deh, info pendaftaran masih di 08562893336 atau Pin BB 23AF50D3. Ardel

Baca Juga

Drag Bike 2015 Jelang Karanganyar: Pendol Vs Batank, Tembak Lampu vs Umpan Gigi

Drag Bike 2015 Jelang Karanganyar, Bebek 200, Menggeeser Dominasi Conk’s?

Drag Bike 2015: Persiapan ke Sumedang, Matik 200 Rangka Standar Akhiri Hidup Cendy

BAGIKAN