nhk

Drag Bike 2015 Jogja; FU 155 Samodro ‘Nekat’ di Bebek 200 cc, 7,3 Vs 7,9 Detik!

 

 

ManiakMotor – Ternyata mengagetkan juga catatan Bebek 200 di Ning’s Production Drag Bike Series (31/5) lalu. Event di lintasan Pantai Depok, Jogja itu bikin catatan waktu ‘aneh’ pada Bebek FFA tersebut.  Suzuki FU Abakura alias FU Solo yang dikebut Luluk Ucil  (Jogja) bisa berlari di 7,378 detik, sementara Adi Didot (Ngawi) dengan FU OJ Gila Balap hanya dapat 7.799 detik. 

Bebek DOHC dengan kapasitas silinder mendekati 200 cc, faktor joki dan power motor jadi pembeda selisih 0,4 detik tersebut. Bukan perkara mudah gap segitu di balap karapan. Sementara di podium ke-3 ada Bayu Ucil (Purwodadi)  dengan FU Samodro Pitik (Sukoharjo) pada  catatan 7.932 detik.  Jaauhhh… kan antara podium ke-1 ke-2 dan seterusnya!

Jadi pertanyaan, untuk joki sekaliber Bayu Ucil yang tahun ini pernah main di Thailand ada apa gerangan? “Ya Mas, kita main dengan FU utuk spek OMR FU 155. Ini lagi coba performanya. Saat event AHRS lalu bermasalah dengan transmisi. Kemarin kelas FU OMR 155 juga sepi, FU 200 juga nggak bawa jadi ‘nekat’ aja ikut Bebek 200,” kilah Benny Sastro Atmodjo, kliker FU 155 itu.

Dalam pantauan portal ini, FU 155 ini memang sering sekali podium pertama  di kelasnya. Bisa jadi lantaran kelas itu memang jarang diulas portal ini, Benny coba curi perhatian. Hahaha… Oke lah, mari diulas, “Di FU 155 porting-porting kudu presisi. Utamanya korek bagaian pada head,” rinci Benny yang bisa dihubungi di kontak bawah.

Memang untuk kelas dengan keterbatasan regulasi, dituntut kreasi mekanik. Macam Benny yang coba memainkan di bagian titik balancer, “Mungkin yang lain standart, punyaku titiknya selisih 2 mata.  Balancer lebih mundur dengan tujuan motor lebih jalan atasnya, nggak nahan,” urai mekanik yang aslinya irit omong itu.

Caranya? Ya tinggal lepas gigi  yang menghubungkan balancer dan kruk-as, tinggal geser sesuai degan yang diinginkan. Pun begitu, power mesin tetap lebih utama. Lebih lengkap data spesifikasi silahkan cek di bawah.

Eh, omong-omong catatan waktu 7,3 detik FU Solo juga menarik disimak, mengingat itu best time mulai ‘konsisten’ di FU korekan Wawan Kristarto itu. “Event AHRS lalu pernah 7,3 detik. Depok dan Purbalingga Minggu ini juga 7,3 detik. Kompresinya diturunkan jadi 13,5:1, bawahnya biar enak dan atasnya mengandalkan rpm lebih tinggi,” bilang Wawan.

Oke deh, lebih lengkap kita bahas ditulisan berikutnya. Ardel        

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Jogja 31 Mei 2015

Drag Bike 2015; Angga K-Ijo ‘Ganti’ Haluan Ke MotoiPrix? Jawara Besama K-Cil Madiun!

IRC Pamerkan Ban Baru Speed King Drag Bike di Jakarta Fair 2015

Drag Bike 2015 Lapan BSD; Matik 200 R9, Lewat Cebonk, 7,7 Detik?

Drag Bike 2015 Jogja; Chodox Hadir, Benny Vs Potter, Terpaut 0.045 Detik Bebek 130!

Data Spesifikasi FU 155 Samodro Pitik :

Kelas: OMR FU 155

Pembalap: Galih Dwi (Solo), Bayu Ucil (Purwodadi), Niko Sakau (Kudus)

Best Time: 7,7 detik

Tim: Samodro Pitik (Sukoharjo)

Mekanik: Benny Sastro Atmojo

No Hp: 087817125277

Pemilik Tim: Joko Adi Nugroho akrab disapa Hoho

Piston: Standart (langkah standart)

Karburator: PJ 34 (pilot jet 45, main jet 120)

CDI: BRT

Klep: 24/21

Magnet: Rotor

Kompresi: 13,8: 1 (buret 11,5 cc)

Final gir: 13/45

Rasio: 1 (14/32), 2(17/29), 3(19/25), 4(21/23), 5(22/21), 6(23/20)

Per kopling: BRT

Per klep: Japan

Busi: Standart

BAGIKAN