nhk

Drag Bike 2015 Jogja (Kejurnas): Bebek 200 cc, 1-3 Disikat CMT, 7.495 Detik Pakai Knalpot R9!

 

 

 

ManiakMotor –  Burn out secukupnya untuk memanaskan ban, agar karet hitam senyawa dengan aspal. Itulah kiat  Zainal Arif atau akrab disapa Arif Tijil (Kediri) kuasai podium Bebek 200 4T TU. Tijil melaju dengan efisien di lintasan Pantai Depok, Jogja dalam kejurnas drag bike region Jawa pada malam Minggu 1 – 2 Agustus 2015.

Sirkuit Pantai Depok yang memang di bibir pantai itu, terkenal dengan lintasan bergelombang, berpasir dan berangin. Singkatnya licin.  “Memanaskan ban lewat burn out jangan banyak-banyak. Jika kebanyakan kompon ban milik sponsor akan keluar minyak akibat kepanasan. Minyak ini yang akan menambah licin,” jelas Tijil yang layak disebut man of the match, lantaran juara di beberapa kelas lain.

Tijil yang menggeber  FU Cak Moed (CMT Markipat) dengan bendera R9 VRG Kawahara (Jakarta) bikin best time 7.495 detik. Lumayan kan. Artinya, power FU pada perbandingan kompresi 14,7:1 yang dikawinkan dengan knalpot titanium R9 memang teruji. Sebab kelas ini diwajibkan pakai ban sponsor depan-belakang.

Tak hanya Tijil, Dafi Mini (Tulungagung) dan Yogie Keycot (Caruban) dengan motor yang sama ada di podium kedua dan ketiga. Wow, 3 podium teratas disikat habis. Khusus  Dafi adalah joki pemula new comer yang namanya makin melejit. Ulasan lengkap sosok Dafi boleh disimak pada tulisan berikutnya. Itu kalau nggak lupa ya, hehe.

Grip ban sponsor ini belum optimal. “Triknya memang pada pemanasan ban yang jangan berlebihan. Juga harus konsentrasi saat lepas kopling dan gas. Apalagi untuk trek licin dan berpasir seperti ini, kondisi ideal mestinya bisa dapat 7,3 detik,” tambah Tijil yang punya putri cantik bernama Mikeyla Zee Fara Bilqies itu.

Jadi pertanyaan ke mana ujung tombak FU Conk’s yang jadi rival terberat FU CMT? Rasanya, sulit dipercaya tak muncul satu pun di lima besar. “Pistonnya pecah! Mungkin lelah dan jenuh,” singkat Fauzan Conk, juru korek FU Conk’s (TYB K-Ijo TK Racing). Apesnya itu terjadi di babak penyisihan. Alhasil dua joki andalan mereka Alvan Cebonk (Nganjuk) dan Rully PM (Kebumen) tersingkir dari persaingan.

Lalu, mencul nama Eko Chodox Sulistyo (Semarang) dan Dwi Batank (Semarang) di posisi ke-4 dan 5. Dua joki papan atas langganan podium bersama FU Solo karya Wawan Kristarto (Abakura). Tapi, rupayanya konfirmasi Wawan bahwa ada kemungkinan absen, memang iya. Katanya sih, dompet FU Solo lagi nggak fit.

Chodox dan Batank gas motor yang beda tapi selisih catatan waktu mereka tipis yakni di 7,6 detik. Kalo dibanding Tijil sih jauh 0, 2 detik. Oh ya, Chodox kali ini bawa FU OJ bikinan Poer (Jogja) dan Batank gas FU Ting-Ting Speed Shoop (Solo) karya Bima Aditya. Oke, bersiap tanding ulang di event berikutnya : Kudus (Jateng) dan Bogor (Jabar). Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Pantai Depok, Jogja, 1 Agustus 2015

Drag Bike 2015 Jogja (Kejurnas): Pendatang Baru Bebek 130 Juara Lewat Hendra Kecil 8.407 Detik

Tips Motor: Ganti Knalpot Racing Pada Motor Injeksi

Drag Bike 2015 Jogja (Kejurnas): Matik 200 Milik Mio R9 VRG, New Spek!

Drag Bike-MotoPrix-Motocross-2015; 3 In 1, 70 Tahun Indonesia Merdeka, Balapmotor Bangkit!

 

 

 

 

BAGIKAN